Amanda Manopo dikabarkan meminta pertanggungjawaban dari Arya Saloka dengan cara memublikasikan buah hatinya dengan suami Putri Anne tersebut. Rupanya, pemeran Andin itu positif hamil anak Arya Saloka.
Kabar itu sendiri dibagikan oleh kanal YouTube Ajudan Amanda Manopo yang mengunggah video berjudul "Amanda Manopo Publis Anak Kandungnya Dengan Arya Salok".
Dalam thumbnail video, terdapat keterangan yang menyebut bahwa Amanda Manopo positif hamil anak Arya Saloka. Terlihat potret Amanda Manopo serta tangan yang memamerkan hasil test pack.
Hingga kini, video tersebut telah ditonton sebanyak lebih dari 370 penayangan. Namun, benarkah Amanda Manopo positif hamil anak Arya Saloka?
CEK FAKTA:
Klaim yang menyebut bahwa Amanda Manopo publis anak kandungnya dengan Arya Saloka adalah salah.
Setelah menonton video berdurasi 3 menit 1 detik di atas, narator sama sekali tidak memberikan bukti valid maupun pernyataan secara resmi terkait klaim Amanda Manopo positif hamil anak Arya Saloka.
Bahkan hingga akhir video pun, tak ada penjelasan dari sumber kredibel soal hal tersebut.
Alih-alih memberikan informasi valid, pengunggah video malah menampilkan tayangan iklan sebuah produk yang dibintangi Amanda Manopo dan pemeran Askara di sinetron Ikatan Cinta.
Baca Juga: Gerindra ke Caleg: Jangan Obral Janji Kasbon, Utang Dulu Baru Ditepati!
Tak hanya itu, foto yang ditampilkan dalam thumbnail hanyalah rekayasa. Faktanya, hingga saat ini Arya Saloka adalah istri sah dari Putri Anne.
Kesimpulan:
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa kabar Amanda Manopo publis anak kandungnya dengan Arya Saloka karena meminta pertanggungjawabannya merupakan berita palsu atau hoaks.
Unggahan di atas tidak memiliki keselarasan antara judul video dengan isinya, sehingga dapat dikategorikan sebagai konten menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya
-
Koleksi Terbaru Musim Panas 2026, Pedro Tawarkan Gaya Pesisir yang Ringan, Elegan, dan Timeless
-
Cuma di Jakarta, Penonton Konser Westlife Bisa Bawa Pulang Gelang LED Eksklusif
-
Skandal QRIS Rp2,5 Miliar di Medan, Korban Minta Keadilan
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Pembagian Daging Kurban Berapa Kg untuk Tiap Penerima? Ini Ketentuan Sesuai Syariat
-
Lagi Butuh Healing? 7 Destinasi Spa Mewah di Western Australia Ini Bikin Pikiran Reset Total
-
Percabulan di Pati: Pak, Anjing Saya Saja Tidak Seperti Itu
-
Studi Ungkap Cuaca Ekstrem Bisa Pangkas Jarak Tempuh Mobil Listrik dan Mobil Hybrid
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan