Narasinya menganalogikan pemain naturalisasi mesti doyan makanan lokal sehingga senasib dengan negara yang dibelanya.
Pemain naturalisasi masih menjadi topik hangat di kalangan penyuka sepak bola di Tanah Air. Postur tinggi khas Barat, dengan kemampuan bermain sudah menjelajahi daratan Eropa menjadi bonus bagi Tim Nasional atau Timnas yang menjadi tempat bergabung, karena amunisi lebih kuat.
Akan tetapi, beredar pula banyak video yang memanfaatkan "rasa lokal" dan menjualnya kepada penonton agar terkecoh. Yaitu menghadirkan macam-macam makanan setempat yang disukai atau didoyani pemain naturalisasi. Tujuannya tidak lain ya supaya diclick dan ditonton, sehingga jumlah pemirsa naik dan mendatangkan iklan yang berujung cuan.
Salah satunya Metro Suara.com temukan di kanal YouTube. Akun bernama Kreator Bola pada Jumat (9/6/2023) mengunggah video berjudul "CUMA MAKAN TEMPE!! FISIK SANDY WALS MELEBIHI TENTARA - MAMPU LARI 1 JAM TANPA HENTI".
Foto cover video adalah coach Shin Tae-yong di sisi kiri, dan sebelah kanan sosok pemain bola tengah berlari tanpa jersey. Insert adalah seseorang tengah mengangkat beban di sebuah gym. Tulisan di thumbnail adalah "Coach Shin: "Dia lari Terus Pagi sampai Sore". Sedangkan teks di insert foto, "SANDY WALS TUNJUKKAN FISIK PEMAIN GRADE A".
PENJELASAN
Metro Suara.com mengadakan penelusuran atas video ini dan temuannya adalah:
* Penulisan nama subjek, pemain naturalisasi yang dibahas ditulis sebagai "Sandy Wals".
Fakta: nama pemain naturalisasi ini adalah Sandy Walsh, dengan "h" di akhir nama keluarga". Salah nama dalam penulisan apapun menandakan kurangnya kredibilitas dan data tidak valid.
* Penulisan nama terjadi berkali-kali.
Fakta: dengan kesalahan penulisan secara berulang artinya tidak ada kontrol dalam memberikan informasi yang benar.
* Kata "cuma makan tempe" adalah superlatif atau dilebih-lebihkan.
Fakta: pendekatan lokal atau membuat penonton merasa dekat dengan subjek menggunakan "alat" salah satunya makanan tradisional bisa saja, bahkan memiliki nilai positif karena tempe sumber pangan kaya protein. Akan tetapi mesti ada data valid.
Logika: perlu ditanamkan pengertian pula bahwa subjek, dalam hal ini Sandy Walsh tidak lahir dan dibesarkan di Indonesia, itu sebabnya ia masuk program pemain naturalisasi. Biodatanya: lahir 14 Maret 1995 di Brussels, Belgia, anak dari ayah kelahiran Inggris keturunan Irlandia dan ibu Belanda kelahiran Swiss keturunan Indonesia. Ia memenuhi syarat untuk main bola mewakili Belgia, Inggris, Irlandia, Swiss, Belanda dan atau Indonesia. Latar belakangnya yang dunia Barat tidak membiasakannya makan tempe sejak kecil.
KESIMPULAN
Video berjudul "CUMA MAKAN TEMPE!! FISIK SANDY WALS MELEBIHI TENTARA - MAMPU LARI 1 JAM TANPA HENTI" memiliki konten kabar bohong atau hoax.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
5 Pemain Timnas Indonesia dengan Harga Pasar Termahal untuk Lawan Argentina, Ada yang Hampir Rp35 Miliar
-
5 Pemain Termahal Timnas Indonesia Jelang Lawan Argentina, Siapa Saja?
-
Rafael Struick Ungkap Satu Masalah Selama Ikut TC Timnas Indonesia di Surabaya
-
Sandy Walsh Cedera, Rachmat Irianto: Mudah-mudahan Tidak Apa-apa
-
Pratama Arhan Jadi Pahlwan Tokyo Verdy, Lemparannya dari Pinggir Lapangan Berbuah Gol
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Nasib Islamic Centre Bekasi, Proyek Rp50 Miliar yang Kini Terbengkalai
-
Review Film Boss, Kisah Lucu Tiga Anggota Gangster yang Menolak Menjadi Bos
-
Oknum Polisi Tegal Terancam Sanksi Berat, Dugaan Narkoba dan Penganiayaan Didalami Polda Jateng
-
Rumor Justin Bieber Tampil di Final Piala Dunia 2026 Menguat, Momen Baik?
-
Warga Antre Berjam-jam di SPBU Pekanbaru Kembali Terjadi, BBM Langka?
-
SMGR Catat Penjualan Semen Tumbuh 4,4% hingga Mei 2026
-
3 Toner Glycolic Acid Paling Ampuh Mengecilkan Pori dengan Review Positif Pengguna
-
Angkot Malang Gratis bagi Pelajar Mulai Juli 2026: Hemat di Ongkos, Nyaman Sampai Sekolah
-
Home Credit Genjot Pembiayaan Usai Penyaluran Kredit Tumbuh 14% pada Kuartal I 2026
-
Menyibak Jejak Pemukiman Elit Era Majapahit di Balik Lantai Segi Enam Sentonorejo