Jumat malam terjadi aksi kebut-kebutan di Kuningan-Tebet yang berakhir dengan Polisi memberikan tilang.
Polisi menerbitkan surat bukti pelanggaran atau surat tilang dalam penertiban balap liar di Jalan Layang Non Tol (JLNT) Kuningan-Tebet pada Jumat (9/6/2023) malam pukul 24.00 WIB.
Dikutip dari kantor berita Antara, terdapat 40 unit sepeda motor atau kendaraan roda dua dikenai tilang. Sedangkan tindakan penertiban adalah respon dari keluhan anggota masyarakat yang menyatakan ruas jalan Kuningan-Tebet kerap disalahgunakan oknum pengemudi roda dua dengan melakukan balap liar.
"Kami di sini akan memberikan nyaman dalam kegiatan cipta kondisi dan nantinya dievaluasi bagian mana yang harus kami perbaiki," jelas AKBP Harun, Wakapolres Metro Jakarta Selatan, pada Sabtu (10/6/2023).
"Penertiban ini dilakukan kepada kendaraan yang dimodifikasi sehingga berdampak terhadap gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat," lanjutnya.
Sehingga penertiban maupun penilangan ini menyasar sepeda motor yang tidak sesuai ketentuan seperti knalpot balap yang mengganggu kenyamanan sekitar.
Adapun pelaksanaan penertiban dibagi dua tim, yaitu di Tanah Abang dan Tebet yang dilakukan secara preemtif sehingga para pelaku bisa menyadari diri dan merasa jera dengan perbuatannya.
Preemtif sendiri berdasar situs polri.go.id bermakna melaksanakan tugas dengan mengedepankan imbauan dan pendekatan kepada masyarakat.
"Apabila nanti ada anggota masyarakat yang melawan arus, kami sudah siapkan anggota di sana untuk mengimbau hingga mengamankan," kata Wakapolres Metro Jakarta Selatan.
Dalam penertiban balap liar ini dikerahkan 128 personel gabungan diikuti Kapolsek Setiabudi Kompol Arif Purnama Oktora, dan Kapolsek Tebet Kompol Chitya Intania Kusnita, serta jajarannya.
Selain itu, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya tengah menyiapkan kamera "Electronic Traffic Law Enforcement" (ETLE) di Jalan Layang Non Tol (JLNT) Casablanca, Jakarta Selatan.
Hal ini dilakukan guna menertibkan pesepeda motor yang masih melintas di jalan ini dan seringkali terjadi kecelakaan.
"Ya pengawasan akan kami terus lakukan, kami akan pasang ETLE di situ penindakannya," jelas Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Latif Usman saat dihubungi di Jakarta, Jumat (9/6/2023).
Berita Terkait
-
Nasib Jalan Layang Non Tol Warisan Ahok, Mangkrak dan Dihuni Gelandangan
-
Banyak Pemotor Bandel, Jalan Layang Casablanca akan Dipasang ETLE
-
Pemotor Jangan Bandel Lagi! Polda Metro Jaya Bakal Pasang Kamera e-TLE di JLNT Casablanca
-
Dicolek Anggota DPR Soal Balap Liar di Depan Kemenpora, Polda Metro Jaya: Kita Tindak Lanjuti
-
Ahmad Syahroni Keluhkan Balap Liar di Depan Kemenpora, Netizen: Jakarta Butuh Lintasan Lurus Khusus Drag
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Gagal Masuk Negeri? Jangan Cemas, 800 Lebih Sekolah Swasta di Banten Kini Gratis
-
12 Kali Raih WTP, Mengapa BPK Masih Minta Sumsel Benahi Sejumlah Hal?
-
6 Fakta Penangkapan Pelaku Pembacokan Maut di Kebon Pedes
-
Puasa 1 Muharram, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Niat dan Penjelasan Ulama
-
6 Fakta Nasib Pedagang Usai Pembongkaran Kios Ilegal di Jalur Puncak
-
Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung
-
Korban Terus Bertambah, Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar yang Seret Ibu Bhayangkari Bikin Heboh
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Sudah Dapat Rp10 Juta, Pedagang Puncak Tetap Merana: Modal Segitu Mana Cukup
-
PTBA Uji Biomassa Kaliandra Merah untuk Kurangi Emisi Karbon dan Dukung Transisi Energi