/
Selasa, 13 Juni 2023 | 17:15 WIB
CEK FAKTA, benarkah ada kader yang sedemikian ingin memilih Anies Baswedan hingga lakukan pembakaran segala? ([screenshot Turnbackhoax.id].)

Narasi memaksa penonton percaya bahwa telah terjadi perusakan dan penyegelan yang dilakukan kader PAN karena ingin pilih Anies Baswedan.

Anies Baswedan adalah salah satu calon presiden atau capres untuk Pemilihan Umum alias Pemilu 2024 yang diusulkan Koalisi Perubahan. Kekinian banyak beredar kabar seputar dukungan kepada mantan Gubernur DKI Jakarta ini, termasuk dalam bentuk video yang mesti dipertanyakan kredibilitasnya.

Antara lain seperti dikutip dari Turnbackhoax.id, di kanal YouTube akun bernama Teropong Istana mengunggah video berjudul "KEKEUH DUKUNG ANIES !! RATUSAN KADER PAN BAK4R & SEGEL KANTOR DPW || BERITA TERBARU".

Dengan thumbnail bertuliskan "Dikecewakan Zulhas KADER TERBAIK MUNDUR MASSAL RATUSAN KADER SEGEL KANTOR DPW & BAKAR ATRIBUT PARTAI", sedangkan foto adalah semacam peristiwa pembakaran gedung, dengan spanduk-spanduk.

Narasinya adalah klaim bahwa kader Partai Amanat Nasional (PAN)  melakukan aksi pembakaran dan penyegelan kantor Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) karena dukungan partai terhadap Anies Baswedan. Dan video telah dilihat 4,5 ribu kali.

PENJELASAN

Ditelusuri Turnbackhoax.id,  tidak ada informasi mengenai aksi protes yang dilakukan Kader PAN hingga terjadi pembakaran atribut. Foto  thumbnail berbeda dengan klaim yang disebutkan.

Yaitu, berdasarkan pencarian Google Image, foto asli thumbnail adalah foto aksi protes simpatisan Partai Demokrat pada Januari 2022 karena kecewa dengan keputusan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang memilih Leonardus Lelo sebagai Ketua DPD Demokrat NTT. Foto ini didapat dari artikel tribunews.com dengan judul "Bakar Atribut Partai Demokrat di Riau, Agung Sebut Pelakunya Banyak Bukan Kader, Lantas Siapa?".

KESIMPULAN

Video berjudul "KEKEUH DUKUNG ANIES !! RATUSAN KADER PAN BAK4R & SEGEL KANTOR DPW || BERITA TERBARU" memiliki konten dengan kategori koneksi yang salah.

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Metro Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Metro Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More