Kasusnya, pelaku pura-pura tertarik akan beli mobil di showroom.
Jangan lengah melihat celah tindak kejahatan, termasuk yang baru saja terjadi di Kota Bekasi, Jawa Barat. Modus operandi dari pelaku adalah tertarik untuk beli mobil.
Dikutip dari kantor berita Antara, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya menangkap dua pelaku inisial R (30) dan J (30) dalam kasus pencurian dengan kekerasan disertai rudapaksa atau pemerkosaan terhadap korban NY (27).
NY bekerja sebagai tenaga penjual di ruang pamer atau showroom mobil di Kota Bekasi, Jawa Barat.
"Kejadian pada Sabtu (10/6/2023) sekitar pukul 01.00 WIB, para pelaku melakukan rudapaksa terhadap korban di daerah Cibubur," tegas Kombes Pol Hengki Haryadi, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (15/6/2023).
Ia menyatakan bahwa modus operandi pelaku adalah pura-pura akan membeli mobil di showroom tempat korban bekerja. Kemudian pelaku mengajak korban bertemu di pinggir jalan. Selanjutnya pelaku mengajak korban naik mobil pelaku.
"Kemudian setelah korban berada di dalam mobil pelaku ternyata korban baru mengetahui bahwa pelaku berjumlah dua orang," tambah Kombes Pol Hengki Haryadi.
Setelah berada di dalam mobil pelaku mengajak korban untuk pergi ke sebuah tempat karaoke di Jatisampurna, Bekasi. Akan tetapi dalam perjalanan pelaku membawa korban menuju arah Jakarta.
Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) Reserse Mobile (Resmob) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Titus Yudho Ully mengungkapkan, dua pelaku pemerkosaan di mobil tadi sudah merencanakan aksinya.
Para pelaku yaitu R (30) dan J (30) melakukan rudapaksa terhadap NY (27) saat mobil sedang berjalan di kawasan Cibubur.
"Jadi yang satu nyetir, yang satu melakukan tindak pidana pemerkosaan," jelas AKBP Titus Yudho Ully saat dihubungi di Jakarta, Jumat (16/6/2023).
Kemudian pelaku bergantian dan dilakukan di dalam mobil bagian belakang.
"Jadi mobil Ertiga, di belakang ada space (tempat). Di belakanglah kejadian (rudapaksa) itu berlangsung," tandas AKBP Titus Yudho Ully.
Kedua pelaku melakukan pengancaman dan memukul korban untuk naik mobil itu.
"Korban dipukul juga, dan diancam akan dibikin cacat oleh pelaku. Barang korban juga diambil, jam tangan, uang dari ATM, pin-nya diminta secara paksa," tegasnya.
Mereka berhenti di ATM untuk mengambil uang korban Rp 500.000 dan telepon seluler (ponsel).
Antara kedua pelaku, R dan J saling kenal dan merencanakan kejahatan pencurian serta rudapaksa ini.
"Sebelumnya memang sudah ada omong-omongan seperti perencanaan, akan tetapi ini masih kami dalami," lanjut AKBP Titus Yudho Ully.
"Motifnya ekonomi, jadi butuh uang memang. Handphone hasil dari dirampas itu dijual," tuturnya lagi.
Sementara korban tengah menjalani pemeriksaan dan konsultasi ke psikolog karena dibutuhkan rehabilitasi dan pendampingan.
Berita Terkait
-
Puluhan Orang Ditetapkan Jadi Tersangka Perjudian di Sawah Besar, Termasuk Pemilik Tempat Judi dan Koordinator
-
Hati-Hati Warga Tangerang, Muncul Penipuan Modus Sebut Anak Alami Kecelakaan, Peras Orangtua Murid
-
Polisi Masukkan Si Kembar Dalam DPO Alias Buronan, Kasus Penipuan Reseller iPhone
-
Polda Metro Jaya Bentuk Timsus Tangani Kasus Penipuan iPhone Murah yang Dilakukan Si Kembar Rihana dan Rihani
-
Tilang Manual Jadi Opsi Terakhir, Ini Jenis Pelanggaran yang Akan Ditindak
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
5 Motor Paling 'Badak' Buat Disiksa Tiap Hari, Cocok buat Ojol
-
Tepis Isu Pesanan, Dasco Tegaskan Revisi UU Polri Bukan Demi Jabatan Kapolri
-
Wonderkids Piala Dunia 2026, Warren Zaire-Emery Motor Serangan Timnas Prancis yang Lagi Panas
-
Konflik Papua Tak Kunjung Usai, Komnas HAM Desak Tiga Pihak Ini Segera Duduk Bersama
-
Cuma Sampai Magrib! Baca Zikir Singkat Ini di Hari Arafah, Amalannya Dipakai Para Nabi
-
Viral Selebgram-Anak Bupati di Riau Pesta Narkoba, Ditemukan Pot Getar dan Ganja
-
Dulu Mahal, Sekarang Terjangkau! 8 Samsung S Series Turun Harga
-
Yadea GS70 Dilengkapi Fitur Cruise Control Setara dengan Mobil
-
Purbaya Bantah Luhut, Tugas Bea Cukai Tak Diganti BUMN Ekspor PT DSI!
-
Anjlok! Rupiah Nyaris Tembus Rp17.800! Isu Domestik Sudah Tak Terbendung