Saat pengadilan kasus penganiayaan berat oleh Mario Dandy Satriyo kepada David Ozora berjalan, hampir ada drama.
Pekan lalu, sidang kasus penganiayaan berat berencana oleh Mario Dandy Satriyo (20) terhadap Cristalino David Ozora Latumahina (17) dilangsungkan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Jonathan Latumahina dihadirkan sebagai saksi, dan David, panggilan Cristalino David Ozora Latumahina tidak akan menjadi saksi terkait kondisi kesehatan mental terkini yang dikhawatirkan bisa memburuk.
Dipantau secara online oleh Metro Suara.com dari podcast Denny Sumargo "CURHAT BANG" dan Deddy Corbuzier "Close The Door", Jonathan Latumahina berharap hukuman seberat-beratnya diberikan kepada pelaku, yaitu Mario Dandy Satriyo.
"Sebelum persidangan, kami ada di ruangan yang sama. Ada pelaku (Mario Dandy Satriyo), yang membantu saat kejadian (Shane Lukas Pangodian Lumbantoruan, 19), dan Agnes (Agnes Gracia Haryanto, 15)," jelas Jonathan Latumahina.
"Agnes datang, mau cium kaki, tapi saya mencegah: tidak usah," lanjutnya tentang terdakwa anak atau anak berhadapan dengan hukum, yang dahulu pernah menjadi pacar David, lantas putus, dan saat kejadian menjadi pacar Mario Dandy Satriyo.
"Minta maaf, minta maaf, tidak usah. Saya minta pelaku agar pikul beban sendiri-sendiri. Umumnya bila ada kejadian, pihak-pihak lain menyampaikan ikut prihatin. Namun kalau pihak pelaku yang berkata ikut prihatin, 'kan lucu?" tandasnya. Atau dengan kata lain terjadi kesalahan briefing untuk menghadapi keluarga korban dan saksi dari korban.
Jonathan Latumahina juga menyatakan kenal dengan Agnes Gracia Haryanto, terdakwa anak yang sudah mendapat vonis bui 3,5 tahun di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) di Tangerang. Yaitu saat putra sulungnya dekat dengan anak perempuan itu serta berpacaran.
"Saya katakan pada Agnes saat itu, kalau David melakukan hal tidak baik, bilang saya. Karena David anak saya, meski saya mendidiknya secara keras, saya ingin lingkungannya juga ikut mengawasi. Dan tidak mungkin David sendiri yang memberikan laporan bahwa ia bertindak positif, bukan? Mesti orang lain yang menilai," lanjut Jonathan Latumahina.
Menceritakan apa adanya tentang pertemuan antara ia sebagai saksi dan ayah korban, dengan para pelaku penganiaya brutal anaknya, Jonathan Latumahina tidak menampilkan emosi berlebihan. Ia lebih menaruh perhatian kepada proses peradilan agar hukuman yang diberikan hakim sesuai harapan. Yaitu diganjar seberat-beratnya agar tidak ada lagi David-David yang lain.
Tag
Berita Terkait
-
Setelah Peristiwa "Mati Lampu", David Ozora Gacor Habis: Guru Dipanggil Bro
-
Tegar dan Lugas di Persidangan, Jonathan Latumahina Ingin Dukungan Netizen yang Kawal Kasus Penganiayaan Anaknya Tidak Sia-sia
-
Hakim Heran Mario Dandy Keceplosan Bahas Sel Mewah Penjara dalam Sidang
-
Tega Lakukan Penganiayaan Brutal, Ini 5 Bukti Kondisi Emosi Mario Dandy Satriyo Berbeda Dibandingkan Umumnya
-
Cristalino David Ozora Latumahina Korban Penganiayaan Berat Berencana, LPSK Ajukan Nilai Restitusi di Atas Rp 100 M
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Puncak Arus Mudik Dimulai! 2.390 Mobil per Jam 'Serbu' Semarang via Tol Kalikangkung
-
Orang Asing Beli Sirup Marjan di Indonesia, Pengakuannya Viral
-
Murka! Ahmad Luthfi Soal OTT KPK Cilacap: Integritas Itu Perbuatan, Bukan Cuma di Mulut
-
Jadwal Imsak Palembang Hari Ini, 16 Maret 2026: Batas Sahur dan Subuh
-
PTBA Luncurkan Reverse Vending Machine, Sampah Botol Plastik Kini Bisa Ditukar Uang
-
Dedi Mulyadi Cairkan Kompensasi untuk Ribuan Sopir Angkot Jalur Puncak Bogor
-
7 Fakta Kunci Dashrun Bogor: Dari Ajang Adu Kecepatan Hingga Solusi Ampuh Cegah Tawuran
-
Imsak Bandar Lampung 16 Maret 2026 Jam Berapa? Catat Batas Sahur dan Jadwal Salat Hari Ini
-
Bikin Bangga! Atlet SEA Games Turun Gunung Ramaikan Dashrun Malam Minggu di Pakansari
-
Imsak Jakarta Hari Ini 16 Maret 2026 Jam Berapa? Catat Batas Sahur dan Jadwal Salatnya