Arya Saloka dan Amanda Manopo kerap dijodohkan publik setelah bermain di sinetron Ikatan Cinta. Keduanya dianggap cocok, terlebih setelah beredarnya kabar Arya Saloka dan Amanda Manopo kompak menyanyikan lagu "Ya Maulana" tadi malam.
Kabar penampilan keduanya di atas panggung itu dibagikan oleh kanal YouTube INFO ARTIS yang mengunggah video berjudul "MERINDING! SEMUA JURI TERSENTUH SAAT ARYA SALOKA & AMANDA MANOPO BAWAKAN LAGU" YA MAULANA" TDI MLM".
Terlihat Amanda Manopo mengenakan pakaian muslim berwarna hijau muda, lengkap dengan hijab abu-abu muda. Sementara Arya Saloka memakai jas dan kacamata hitam. Ia tampak duduk seolah sedang bermain piano mengiringi Amanda Manopo yang bernyanyi.
Hingga kini, video itu telah ditonton sebanyak lebih dari 1.800 penayangan. Namun, apakah benar Arya Saloka dan Amanda Manopo menyanyikan lagu Ya Maulana bersama?
CEK FAKTA:
Narator dalam video berdurasi 8 menit 28 detik di atas mulanya membahas soal kabar berhentinya Amanda Manopo dari Ikatan Cinta. Seperti yang diketahui, ia sudah tidak memerankan Andin lagi.
Setelah itu, narator membacakan kembali soal isu retaknya rumah tangga Arya Saloka dan Putri Anne yang turut menyeret nama Amanda Manopo.
Namun setelah menonton video hingga akhir, tidak ada pernyataan resmi maupun penjelasan secara akurat yang dapat membuktikan klaim Arya Saloka dan Amanda Manopo menyanyikan lagu Ya Maulana tadi malam.
Pengunggah video tidak menampilkan cuplikan rekaman ketika Amanda Manopo dan Arya Saloka bernyanyi bersama. Oleh karena itu, unggahan tersebut adalah berita bohong.
Tak hanya itu, foto yang digunakan pada thumbnail adalah hasil editan yang telah dimanipulasi. Isi video terbukti tidak selaras dengan judul unggahan.
KESIMPULAN:
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Arya Saloka dan Amanda Manopo kompak menyanyikan lagu Ya Maulana bersama tadi malam merupakan berita palsu atau hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Bisa Kena Tikung, Persib Bandung Terancam Gagal Dapatkan Pemain Incaran dari Belanda
-
Viral Dua Pria Terduga Maling Ditangkap Warga, Dipaksa Ciuman dan Saling Gigit Telinga
-
Viral di Medsos, Sapi Menangis Usai Ngamuk dan Seruduk Pemilik karena Mau Dijual
-
Spill Tipis-Tipis, Sutradara Bocor Proyek Film Princess Diaries 3
-
Mensos Gus Ipul Ajak Dema PTKIN se-Indonesia untuk Mensukseskan Sekolah Rakyat
-
Arne Slot Terancam Dipecat Liverpool, Manajemen Bidik Luis Enrique dari PSG
-
Mempelajari Sastra dan Budaya dalam Buku Puisi Karya Itaru Ogasawara
-
Mau Tampil Cute atau Edgy? Coba 4 Gaya OOTD ala Narin MEOVV Ini
-
Samsung Galaxy A27 dan Galaxy M47 Kompak Pakai Snapdragon, Tradisi Exynos Hilang?
-
Ketua Umum PRIMA: Kebangkitan Nasional 2026 Momentum Bangkitnya Indonesia Menuju Negara Kerakyatan