Pakar mikroekspresi wajah, Kirdi Putra membeberkan hasil dari membaca ekspresi wajah dari Rendy Kjaernett usai mengungkap permintaan maaf atas kasus dugaan perselingkuhan dengan Syahnaz.
Dalam hal ini, Kirdi membagi permintaan maaf tersebut menjadi tiga aspek. Pertama, Rendy telah menyebutkan siapa yang meminta maaf, yaitu dirinya sendiri.
Meskipun ini tepat secara hukum, Kirdi mencatat bila Rendy gagal dalam menyatakan tujuan permintaan maaf dengan jelas.
Pasalnya ia tidak secara spesifik menyebutkan permintaan maaf tersebut ditujukan kepada siapa.
Selain itu, yang kedua, Rendy tidak memberikan penjelasan rinci tentang alasan permintaan maafnya.
Menurut Kirdi, seharusnya Rendy menyampaikan maaf secara spesifik seperti kepada istrinya. Permintaan maaf tersebut nyatanya hanya secara umum kepada masyarakat luas.
"Seharusnya dia minta maaf kepada misalnya istrinya, tapi dia di sini nggak," kata Kirdy Putra, dikutip dari kanal YouTube Cumicumi, Selasa (4/7/2023).
Aspek ketiga yang tak jelas adalah alasan di balik permintaan maaf Rendy.
Kirdi menyatakan bahwa Rendy tidak memberikan penjelasan yang spesifik mengenai apa yang ingin dia minta maafkan.
Baca Juga: Dulu Tolak Konsultasi Pernikahan dengan Pendeta, Kini Rendy Kjaernett Rajin ke Gereja
"Yang paling gak jelas, permintaan maaf untuk apa? Di sini dia tidak spesisfik sama sekali," ungkap Kirdi Putra.
Diketahui kabar perselingkuhan Rendy Kjaernett dan Syahnaz beredar ke publik setelah sang istri, Lady Nayoan membongkarnya ke publik. Keduanya kerap berhubungan secara intens melalui aplikasi transportasi ojek online.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya