/
Selasa, 04 Juli 2023 | 16:25 WIB
Jakarta International Stadium (JIS) (instagram/@jakarta_stadium) (suara.com)

Pemerintah berencana merenovasi Stadion Jakarta International Stadium atau JIS agar layak jadi tempat perhelatan Piala Dunia U-17 yang akan digelar pada November mendatang.

Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Ketua Umum PSSI Erick Thohir pada Selasa (4/7/2023) telah mulai membahas pembenahan stadion JIS. Mereka menemukan beberapa kelemahan yang perlu dibenahi.

Berikut rincian masalah Stadion JIS yang akan diselesaikan:

1. Akses Masuk

Akses masuk Stadiun JIS yang hanya satu dinilai berbahaya. (sumber: (Antara))

Menteri Basuki mengatakan salah satu masalah Stadion JIS di Jakarta Utara adalah akses masuk yang saat ini hanya ada satu. Ia mengatakan ini adalah masalah yang berbahaya.

"Akses yang tersedia cuma ada satu, menurut saya ini berbahaya sekali sekuritinya. Apalagi lingkungannya ini lingkungan berpenduduk," kata Basuki.

Basuki mengatakan untuk menyempurnakan JIS, maka perlu ditambah lima akses lagi. Salah satunya di sisi timur dibangun jembatan penyeberangan orang menuju pintu karnaval Ancol.

Kemudian juga memugar lokasi parkir di Zona Barat yang terlalu sempit bagi bus pertandingan, serta terhalang oleh pintu tiket.

Sebagai solusi, kata Basuki, pintu itu akan dibongkar agar akses bisa diperlebar dan berguna sebagai akses pemain yang akan bertanding.

"Kondisi sekarang bus enggak bisa masuk karena ada pintu tiket di situ. Jadi itu dilebarkan," kata Basuki.

Baca Juga: Demi Capai Standar FIFA, Ganti Rumput Stadion JIS Perlu Biaya Rp 6 Miliar

2. Rumput

Rumput Stadion JIS dinilai belum sesuai standar FIFA. (sumber: Antara)

Basuki juga mengatakan rumput JIS belum sesuasi standar. Ia mengatakan pakar agronomi menilai rumput JIS belum sesuai dengan standar FIFA.

"Bapak Kamal sebagai ahli dan agronomi rumput di stadion. Menurut beliau harus diganti ini kalau mau tiga bulan bisa dipakai, itu untuk jangka pendek saja. Mungkin jangka panjang harus diubah rumputnya," kata Basuki.

Sementara itu Ketum PSSI Erick Thohir mengatakan ahli agronomi rumput memperkirakan perbaikan rumput dapat memakan waktu tiga bulan. Permasalahan rumput tersebut adalah media tanam sintesis, sehingga akar rumput alami tidak masuk ke dalam tanah.

"Kalau jenis rumputnya sama dengan yang digunakan di Si Jalak Harupat, Gelora Bung Tomo, di Palembang, sama jenisnya. Solusinya, menurut Pak Kamal adalah memindahkan rumput yang sudah jadi seperti pekerjaan kita di GBK waktu Asian Games," kata Erick.

3. Parkiran

Jakarta International Stadium (JIS) (Instagram/@dkijakarta) (sumber:)

Pemerintah DKI Jakarta juga mengakui bahwa ketersediaan parkiran di JIS masih minim. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan telah menyediakan lahan parkir seluas 5.000 meter persegi di kawasan JIS.

"Di ujung timur itu sekitar 5.000 meter persegi kita manfaatkan untuk parkir melalui pola kerja sama," kata Syafrin saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.

Load More