/
Selasa, 04 Juli 2023 | 16:42 WIB
Dewi Perssik usai menghadiri mediasi dengan Ketua RT terkait dugaan penolakan sapi kurban. (Suara.com/ Adiyoga Priyambodo)

Polemik kasus sapi kurban Dewi Perssik yang ditolak ketua RT di kediamannya yang berada di Lebak Bulus kini menemui titik terang.

Penyanyi dangdut itu pun meminta agar kasus hewan kurbannya ini tak lagi dibesar-besarkan. Bahkan ia merasa malu terkait masalah tersebut.

"Sudahlah ya enggak usah dibesar-besarkan lagi, malu. Apalagi ini niatnya karena Allah bukan niat yang gimana-gimana,” ungkap Dewi Perssik dalam video TikTok @breaking_newsindonesia, dikutip Selasa (4/7/2023).

Perempuan yang akrab disapa Depe ini juga mengaku tenang usai mendengar respons terakhir dari Pak RT di kediamannya yang bernama Malkan.

Ia menilai kalau Malkan begitu legowo saat menanggapi kasus tersebut, yang membuat dia juga luluh hati. Tak lupa pula dia juga meminta maaf ke Ketua RT.

“Aku ngeliat statement dari Pak RT terakhir aku seneng banget saya bangga loh pak. Saya bangga punya Pak RT kaya bapak begitu legowo dan akhirnya saya pun ikut legowo sebagai warganya dan mohon maaf juga apabila ada yang menyakitkan dari perkataan dan perbuatan,” sambung dia.

Bahkan Depe menganggap kalau polemik sapi kurban itu sudah selesai. Dia berencana untuk menemui pak RT di rumahnya.

“Kita menganggap ini semua selesai, InsyaAllah nanti kalo misalnya ada waktu karena memang saya lebih muda saya akan datang dan ya tidak ada salahnya untuk bisa bersilaturahmi,” tukasnya.

Sempat Ngamuk hingga Bentak
Sebelumnya Dewi Perssik mengamuk dalam rapat mediasi dengan Ketua RT tempatnya tinggal untuk menyelesaikan masalah penolakan sapi kurbannya yang viral beberapa waktu lalu.

Dalam mediasi yang digelar di sebuah masjid di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis (29/6/2023) itu suara teriakan Dewi Perssik sampai terdengar ke luar masjid dan mencuri perhatian warga yang sedang mengantri mengambil daging kurban.

"RT kok marah-marah?! RT itu harusnya mengayomi!" teriak Dewi Perssik, seperti yang didengar oleh para wartawan yang menunggu di luar masjid.

Tidak terdengar jelas seperti apa respon Ketua RT menyikapi kemarahan Dewi Perssik. Tetapi teriakan Dewi Perssik tak berhenti di situ. Ia kembali berteriak memarahi Ketua RT.

"Saya dalam memberikan apa pun tidak pernah punya embel-embel apa pun! Saya kurban 5 tahun semuanya buat warga! Kenapa saya dibentak-bentak?!" lanjut Dewi Perssik dengan nada tinggi.

Teriakan Dewi Perssik itu kemudian disambut sorakan dari warga yang sedang mengantri daging. Tak lama kemudian, ia, Ketua RT dan peserta mediasi lain keluar dari Masjid.

Wajah Dewi Perssik tampak sembab karena menangis.

"Dari mediasi belum ada kesepakatan," tegas Dewi Perssik, singkat.

Dewi Perssik dan rombongan kemudian langsung meninggalkan area masjid untuk pulang ke rumah dengan berjalan kaki.


Load More