Polemik kasus sapi kurban Dewi Perssik yang ditolak ketua RT di kediamannya yang berada di Lebak Bulus kini menemui titik terang.
Penyanyi dangdut itu pun meminta agar kasus hewan kurbannya ini tak lagi dibesar-besarkan. Bahkan ia merasa malu terkait masalah tersebut.
"Sudahlah ya enggak usah dibesar-besarkan lagi, malu. Apalagi ini niatnya karena Allah bukan niat yang gimana-gimana,” ungkap Dewi Perssik dalam video TikTok @breaking_newsindonesia, dikutip Selasa (4/7/2023).
Perempuan yang akrab disapa Depe ini juga mengaku tenang usai mendengar respons terakhir dari Pak RT di kediamannya yang bernama Malkan.
Ia menilai kalau Malkan begitu legowo saat menanggapi kasus tersebut, yang membuat dia juga luluh hati. Tak lupa pula dia juga meminta maaf ke Ketua RT.
“Aku ngeliat statement dari Pak RT terakhir aku seneng banget saya bangga loh pak. Saya bangga punya Pak RT kaya bapak begitu legowo dan akhirnya saya pun ikut legowo sebagai warganya dan mohon maaf juga apabila ada yang menyakitkan dari perkataan dan perbuatan,” sambung dia.
Bahkan Depe menganggap kalau polemik sapi kurban itu sudah selesai. Dia berencana untuk menemui pak RT di rumahnya.
“Kita menganggap ini semua selesai, InsyaAllah nanti kalo misalnya ada waktu karena memang saya lebih muda saya akan datang dan ya tidak ada salahnya untuk bisa bersilaturahmi,” tukasnya.
Sempat Ngamuk hingga Bentak
Sebelumnya Dewi Perssik mengamuk dalam rapat mediasi dengan Ketua RT tempatnya tinggal untuk menyelesaikan masalah penolakan sapi kurbannya yang viral beberapa waktu lalu.
Dalam mediasi yang digelar di sebuah masjid di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis (29/6/2023) itu suara teriakan Dewi Perssik sampai terdengar ke luar masjid dan mencuri perhatian warga yang sedang mengantri mengambil daging kurban.
"RT kok marah-marah?! RT itu harusnya mengayomi!" teriak Dewi Perssik, seperti yang didengar oleh para wartawan yang menunggu di luar masjid.
Tidak terdengar jelas seperti apa respon Ketua RT menyikapi kemarahan Dewi Perssik. Tetapi teriakan Dewi Perssik tak berhenti di situ. Ia kembali berteriak memarahi Ketua RT.
"Saya dalam memberikan apa pun tidak pernah punya embel-embel apa pun! Saya kurban 5 tahun semuanya buat warga! Kenapa saya dibentak-bentak?!" lanjut Dewi Perssik dengan nada tinggi.
Teriakan Dewi Perssik itu kemudian disambut sorakan dari warga yang sedang mengantri daging. Tak lama kemudian, ia, Ketua RT dan peserta mediasi lain keluar dari Masjid.
Wajah Dewi Perssik tampak sembab karena menangis.
"Dari mediasi belum ada kesepakatan," tegas Dewi Perssik, singkat.
Dewi Perssik dan rombongan kemudian langsung meninggalkan area masjid untuk pulang ke rumah dengan berjalan kaki.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
-
Geger Tragedi Siswa SD di NTT, Amnesty International: Ironi Kebijakan Anggaran Negara
-
On Point! 4 Inspirasi Street Style ala Juhoon CORTIS buat Daily OOTD-mu
-
Derbi Panas hingga Big Match di GBK, Ini Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026 Pekan ke-20
-
Rute MRT Balaraja Dapat Restu Komisi D DPRD DKI: Gebrakan Baru Transportasi Aglomerasi
-
Wamensos Minta Kepala Daerah Kaltim & Mahakam Ulu Segera Rampungkan Dokumen Pendirian Sekolah Rakyat
-
Rencana Pendidikan Solo 2026, Respati Fokus Kesejahteraan Guru dan Kualitas Pembelajaran
-
Dukung 'Gentengisasi' Prabowo, Legislator Demokrat: Program Sangat Menyentuh Masyarakat
-
Auto2000 Kantongi Ribuan Unit Pemesanan Veloz Hybrid Meski Belum Ada Harga Resmi
-
5 Tanda Kampas Kopling Mobil Habis, Jangan Paksa Jalan Tanjakan