Sebelumnya dikenal sebagai sosok jumawa, kekinian ada tetesan air mata Mario Dandy Satriyo dalam sidang kasus penganiayaan berat berencana.
Dalam sidang lanjutan kasus penganiayaan berat berencana atas anak korban Cristalino David Ozora Latumahina yang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, pada Selasa (4/7/2023) terdakwa Mario Dandy Satriyo melakukan hal tidak disangka-sangka. Yaitu tersedu meneteskan air mata.
Situasi ini tentu saja berbanding terbalik 180 derajat, mulai konferensi pers di Polsek Pesanggrahan, Jakarta Selatan, saat rekonstruksi, hingga awal-awal persidangan. Di mana ia selalu menampilkan wajah dengan dagu mendongak.
Demikian pula kesaksian para saksi, antara lain menyebutkan beberapa sifat Mario Dandy Satriyo. Seperti konfirmasi, diakui, sampai dengan tidak mau tahu. Disebut terakhir ini contohnya disebutkan terdakwa Shane Lukas Pangodian Lumbantoruan soal jok motor gede atau moge Harley-Davidson yang rusak dan mesti diganti nominal Rp 4,7 juta.
Dikutip dari kanal News Suara.com, momentum Mario Dandy Satriyo menangis terjadi saat ia mengaku kepada Hakim telah membohongi penyidik Kepolisian sewaktu dimintai keterangan Berita Acara Pemeriksaan (BAP).
Hakim tengah mengkonfirmasi isi BAP Mario Dandy Satriyo di Polda Metro Jaya. Dalam BAP itu, Mario menyebut Shane Lukas seperti memprovokasinya untuk menganiaya anak korban Cristalino David Ozora Latumahina.
"Ini di BAP pemeriksaan Saudara sebagai saksi. Saya jelaskan kembali: kami parkir mobil dipanggil jalan untuk menuju lokasi yang dikirim D. Sampai di lokasi kami masih di dalam mobil, lalu Shane tanya ke saya, "Entar gue ngapain, Den? Mau gue ikut pukulin juga? Lalu saya jawab, "Entar lu videoin aja", ada nggak ngomong begitu?" tanya Hakim sembari membacakan isi BAP Mario Dandy Satriyo.
Dengan nada lirih, Mario Dandy Satriyo menyatakan, "Yang saya tulis di BAP itu bohong, Yang Mulia."
"Bohong ini? Nggak bener ini?" demikian dipertanyakan oleh Hakim.
"Saya membuat skenario bahwa Shane ini yang membuat saya panas sampai ujung-ujungnya saya pukulin David. Saya terprovokasi sama Shane, saya mau bikin skenario seperti itu. Cuma saat ini saya mau berkata sesungguhnya apa yang terjadi," lanjut Mario Dandy Satriyo sambil menangis.
Melihat Mario Dandy Satriyo menangis, Shane Lukas yang duduk di kursi terdakwa ikut meneteskan air mata.
"Jadi jawaban Saudara di BAP ini nggak benar?" sergah Hakim.
"Saya bohong di situ Yang Mulia," jawan Mario Dandy Satriyo.
"Berani amat kamu di depan penyidik bohong," terdengar suara Hakim meninggi, ditujukan kepada Mario Dandy Satriyo.
"Saya bohong Yang Mulia," jawab Mario Dandy Satriyo dengan kepala menunduk.
"Sebenarnya ia nggak ngomong gitu. Dia diam doang," lanjut Mario Dandy Satriyo soal provokasi yang disebut-sebut dilancarkan Shane Lukas Pangodian Lumbantoruan.
Saat tiba gilirannya menjadi saksi untuk terdakwa Mario Dandy Satriyo, saat ditanya Hakim, Shane Lukas menyatakan sembari menundukkan kepala, "Menyesal Yang Mulia."
Mendengar pengakuan Shane Lukas, Mario Dandy Satriyo yang duduk di kursi terdakwa di samping pengacaranya ikut menangis, mengusap wajahnya beberapa kali.
Baca Juga: Viral Wulan Guritno Dikabarkan Goodbye dari Sabda Ahessa, Penggantinya Kira-Kira Mesti Begini
Shane Lukas mengambil sapu tangan dari balik kantong celananya untuk menyapu air matanya. Dengan nada bergetar menjawab pertanyaan-pertanyaan Hakim dalam persidangan.
"Mengapa Saudara waktu pertama kali (Mario) menendang tidak dipisahkan. Keras sekali itu pukulannya, kan? Benturan itu terdengar tidak?" tanya Hakim.
Shane Lukas menyatakan sudah mencegah agar tidak semakin brutal. Akan tetapi upayanya tidak berhasil.
Tag
Berita Terkait
-
Mario Dandy Satriyo Mengakui Ganti Pelat Nomor Mobil Jeep Wrangler Rubicon, Pernah Bikin Spesial Buat Mantan Pacar
-
Biaya Perbaikan Jok Harley-Davidson Rp 4,7 Juta Membuat Shane Lukas Tunduk kepada Mario Dandy Satriyo?
-
Mario Dandy Satriyo dan Mantan Pacarnya Sama-Sama Ditegur Hakim Ketua Sidang Pengadilan Kasus Penganiayaan Berat Berencana
-
Saat Pacaran AGH Pernah Alpa Beri Kabar Dua Kali, Mario Dandy Satriyo Panik dan Lakukan Pengancaman Pakai Senpi
-
Terungkap di Sidang Pengadilan Mario Dandy Satriyo, Teka-Teki Mobil Premium yang Ngemplang Tak Bayar Bensin di SPBU Jakarta Selatan pada 2021
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Minyak Goreng 'Minyak Kita' Langgar HET di Sulsel? Satgas Saber Bongkar Temuan Mengejutkan
-
Angkot Tua Bapak
-
Kepala Pajak Banjarmasin Resmi Ditahan KPK Usai Terjaring OTT, Akui Terima Janji Suap
-
Shayne Pattynama Berharap Timnas Indonesia juga Bisa Sehebat Tim Futsal
-
Isi Putusan Cerai Reza Arap Bongkar Dugaan Perselingkuhan Sang Musisi dengan Asisten Pribadi
-
Awalnya Menolong Teman, Dua Bocah SD Ini Justru Tewas Tenggelam
-
Sambut Praja IPDN, Wamendagri Bima Arya Tekankan Fokus Pemulihan Permukiman Warga Aceh Tamiang
-
Desain 'Bau' Proyek SMA Negeri 20 Bekasi Bikin DPRD Jabar Geram
-
Viral Mantan Sopir Ceritakan Perlakuan Kasar Bosnya, Jennifer Ipel dan Ajun Perwira Jadi Tertuduh
-
John Herdman Nilai Timnas Indonesia Layak 5 Besar Asia Dengan Skuad Saat Ini