Narasi menunjukkan data tidak valid tentang kesalahan pimpinan sebuah badan keagamaan pasti menyangkut perempuan dan kekayaan.
Panji Gumilang adalah pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun di Jawa Barat yang tengah diperiksa Bareskrim Polri sehubungan status sebagai terlapor diduga melakukan penistaan agama.
Dikutip dari Turnbackhoax.id, akun Facebook Ailyn Zoila mengunggah sebuah video berjudul "GEGER PAGI INI WANITA INI NGAKU DIP4KSA JADI BVD4K S3K$ PANJI G, DIB4Y4R 100 JT SEMALAM..".
Foto thumbnail adalah seorang perempuan yang mengenakan rompi, duduk di depan sebuah meja dengan tumpukan uang di hadapannya. Tertulis kalimat pengantarnya "BREAKING NEWS DIBATAR 100 JT SEMALAM WANITA INI NGAKU DIPAKSA JADI PEMUAS NAFSU PANJI".
PENJELASAN
Turnbackhoax.id menelusuri foto thumbnail video ini dan menemukan:
Foto seorang perempuan yang mengenakan rompi dengan tumpukan uang di hadapannya dengan klaim dipaksa menjadi budak seks Panji Gumilang dengan bayaran Rp 100 juta per malam adalah hasil editan.
Fakta: foto adalah hasil manipulasi dari foto terpidana Pinangki Sirna Malasari menjalani eksekusi pidana empat tahun di Lembaga Pemasyarakatakan Kelas II A Tangerang, Banten, Senin (2/8/2021). Dan di foto asli tidak ada tumpukan uang.
Foto yang asli salah satunya dimuat di artikel kalteng.antaranews.com, diunggah 2 Agustus 2021, berjudul "Jaksa Pinangki jalani pidana penjara empat tahun". Keterangan foto adalah "Terpidana Pinangki Sirna Malasari menjalani eksekusi pidana empat tahun di Lembaga Pemasyarakatakan Kelas II A Tangerang, Banten, Senin (2/8/2021). ANTARA/HO-Kejari Jakarta Pusat/pri".
KESIMPULAN
Video berjudul "GEGER PAGI INI WANITA INI NGAKU DIP4KSA JADI BVD4K S3K$ PANJI G, DIB4Y4R 100 JT SEMALAM.." memiliki konten yang dimanipulasi atau manipulated content.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Metro Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Metro Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Pemain Bola dari Finlandia Dipastikan Bela Timnas Indonesia Tanpa Proses Naturalisasi?
-
CEK FAKTA: Timnas Indonesia vs Portugal Bertarung di FIFA Matchday pada 28 Juli 2023?
-
Punya Support Sistem Bagus, Lelaki Ini Cepat Move On dari Kasus Viral Ditinggal Pengantin Perempuan Sehari Menikah Modus COD Ayam Geprek
-
Viral Pengantin Perempuan Hilang Setelah Sehari Menikah Modus COD Ayam Geprek, Pihak Lelaki Kepikiran Bukan Soal Malam Pertama Batal
-
Viral Pengantin Perempuan Hilang Sehari Menikah Modus COD Ayam Geprek, Uya Kuya Tawarkan Biayai Pihak Lelaki Nikah Lagi
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok
-
Ada Apa dengan IHSG Hari Ini, Ambruk 2% hingga 607 Saham Merah
-
Teka-teki Kerangka Manusia Mengering di Area Tambak Surabaya
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri
-
Ashari Ditangkap Kasus Cabuli Santriwati, Pengacara Klaim Ada Oknum 'Kiai Pati' Coba Redam Kasus
-
Petaka di Pantai Wedi Awu: Saat Video WhatsApp Memicu Amuk Massa Terhadap Wisatawan Surabaya
-
Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran
-
Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus
-
Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia
-
Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut