/
Selasa, 18 Juli 2023 | 07:53 WIB
CEK FAKTA, apa benar kader PAN ngamuk hingga seperti ini? ([screenshot Turnbackhoax.id].)

Narasi memaksakan informasi kader PAN tidak terima pimpinannya pilih mendukung Ganjar Pranowo daripada Anies Baswedan.

Partai Amanat Nasional atau PAN adalah salah satu dari partai politik Indonesia. Diketuai Zulkifli Hasan atau Zulhas.

Dikutip dari Turnbackhoax.id,  dari kanal YouTube ditemukan akun bernama POLITIK NEGARA yang mengunggah sebuah video berjudul "akar rumput pilih anies !! tak terima dengan keputusan zulhas usung Ganjar,ribuan kader pan ngamuk".

Foto tumbnail adalah sebuah suasana baku hantam, dengan tulisan penyerta "DETIK-DETIK RICUH KETUM PARTAI VS KADDER PAN HANCUR LEBUR AKIBAT ZULHAS TAK USUNG ANIES".

PENJELASAN

Turnbackhoax.id melakukan penelusuran dan hasilnya, dari awal hingga akhir video tidak ditemukan pemberitaan terkait klaim narasi yang beredar.

Video hanya berisi cuplikan beberapa video dan gambar dari peristiwa yang berbeda.

Narator dalam video hanya membacakan artikel dari tribunnews.com berjudul "Dukungan untuk Anies Baswedan di Pilpres 2024 Mulai Merambah ke Wilayah Perkampungan di Jawa Barat" yang tayang pada 1 April 2023.

Thumbnail yang menampilkan kerusuhan identik dengan foto yang dimuat pada artikel detik.com berjudul "Panasnya Kongres PAN: Kursi Terbang, Kaca Pecah hingga 10 Orang Luka" yang diiunggah pada 11 Februari 2020.

Foto ini adalah peristiwa kerusuhan saat Kongres V PAN di Hotel Claro, Kendari Sulawesi Tenggara pada 11 Februari 2020 dan tidak ada kaitannya dengan narasi yang dijelaskan dalam video.

KESIMPULAN

Video berjudul  "akar rumput pilih anies !! tak terima dengan keputusan zulhas usung Ganjar,ribuan kader pan ngamuk" memiliki misleading content atau konten yang menyesatkan.

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Metro Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).

Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Metro Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More