/
Senin, 17 Juli 2023 | 10:45 WIB
CEK FAKTA, apakah benar dana kampanye Anies Baswedan dari penggelapan dana BTS? ([screenshot Turnbackhoax.id].)

Narasi memaksakan informasi antara Johnny G Plate yang berasal dari Partai Nasdem ada hubungan dengan pencalonan Anies Baswedan.

Anies Baswedan diusung Koalisi Perubahan untuk Persatuan sebagai calon presiden atau capres Pemilu 2023. Nama yang ada dalam koalisi antara lain Partai Nasional Demokrat bersama Surya Paloh sebagai pimpinan. Partai ini baru saja kehilangan wakilnya di kabinet Presiden Joko Widodo karena kasus penggelapan dana BTS atas nama Johnny G Plate. Ia mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo).

Dikutip dari Turnbackhoax.id,  akun Facebook dengan nama pengguna Terminal hati telah mengunggah video berjudul "Bukt1 Ini K4getk4n Kej4gung Sury4 Pal0h Gun4kan Dana B-ts Untuk K4mpany3".

Foto thumbnail adalah situasi di Kejaksaan Agung, tampak Johnny G Plate mengenakan rompi oranye dan semacam penyerahan berkas yang diberi panah merah.

Tulisan penyertanya, "BERITA TERBARU BUKTI JELAS PALOH & NASDEM GUNAKAN DANA BTS UNTUK KAMPANYE ANIES".

PENJELASAN

Turnbackhoax.id melakukan penelusuran, hasilnya adalah sebagai berikut:

* Foto thumbnail adalah hasil editan.
Fakta: gambar thumbnail identik artikel milik Bisnis.com dengan judul artikel "Kejagung Tetapkan Eks Dirut Dapen Pelindo Tersangka Kasus Korupsi" yang diunggah pada 9 Mei 2023.

* Video adalah potongan dari peristiwa yang tidak berkaitan.
Fakta: salah satu video identik memperlihatkan sosok Menpora Dito Aritedjo membantah menerima aliran uang dari proyek BTS Kominfo, video bisa dilihat melalui kanal YouTube KOMPASTV dengan judul "Menpora Dito Aritedjo Bantah Terima Aliran Uang dari Proyek BTS Kominfo".

Video identik lainnya diunggah di kanal YouTube atas nama pengguna KOMPASTV dengan judul "BREAKING NEWS – Konpers Rapat Dengar Pendapat Jaksa Agung & Komisi III DPR, Ada Kasus Sambo?".

KESIMPULAN

Video berjudul "Bukt1 Ini K4getk4n Kej4gung Sury4 Pal0h Gun4kan Dana B-ts Untuk K4mpany3" memiliki konten yang dimanipulasi atau manipulated content.

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Metro Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).

Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Metro Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More