Narasi memaksakan informasi bahwa badan ekonomi Eropa yang tidak melibatkan Rusia tidak ingin Indonesia ikut aliansi.
BRICS adalah singkatan dari Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan. Dikutip dari kemenlu.go.id, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan pernyataannya secara virtual dalam pertemuan Menlu BRICS dengan negara mitra di Cape Town, Afrika Selatan (2/6/2023), bahwa Menlu mengimbau negara-negara BRICS untuk mengadvokasi hak atas pembangunan masing-masing negara dan memperkuat multilateralisme.
Metro Suara.com menyimak dari kanal YouTube, akun bernama JAGAT.ID mengunggah video berjudul "BEKINGI INDONESIA, PUTIN RESPON KERAS AKSI UNI EROPA DAN IMF".
Diunggah pada Selasa (18/7/2023), foto thumbnail adalah wajah Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin, Presiden RI Joko Widodo, serta Ursula von der Leyen, Presiden Komisi Eropa.
Tulisan di thumbnail adalah "125T $ DISUNTIKAN IMF & UE GAGALKAN INDONESIA GABUNG BRICS".
PENJELASAN
Metro Suara.com menelusuri video ini dan hasilnya:
* Tulisan tumbnail "disuntikan" tidak sesuai dengan Bahasa Indonesia yang baik dan benar.
Fakta: penulisan seharusnya disuntikkan (dua k, dan masuk kelompok kata kerja pasif).
* Tulisan judul "bekingi" tidak selaras.
Fakta: penulisan lebih meng-Indonesia adalah "menjadi beking"
* Tulisan di judul "respon" juga tidak standar.
Fakta: penulisan yang benar adalah "respons".
Logika: dari penulisan di judul dan thumbnail yang serba tidak standar maka sudah bisa dipertanyakan materi atau konten video seperti apa. Pasti tidak memiliki nilai valid dan kredibel.
* Video dibuka dengan pidato Presiden Putin, serta Presiden Joko Widodo di menit 0:20. Potongan-potongan pidato ini bukan materi baru atau baru saja terjadi, akan tetapi diambil saat kedua kepala negara berada di Istana Kremlin, Kamis, 29 Juni 2022. Topik pembahasan saat itu tentang situasi invasi Rusia ke Ukraina, bukan soal BRICS.
* Video memasukkan potongan video tentang pertemuan negara-negara BRICS di Xiamen, China.
* Narator bersuara perempuan hanya membacakan teks kemungkinan Indonesia akan bergabung dengan BRICS, pada menit 0:55.
Fakta: berita ini bisa disimak di situs kemenlu.go.id, yaitu, antara lain petikannya, "Pertemuan ini dihadiri oleh anggota BRICS dan 14 negara undangan yaitu Arab Saudi, Argentina, Bangladesh, Burundi, Komoro, Gabon, Guinea-Bissau, Iran, Kazakstan, Kuba, Mesir, Republik Demokratik Kongo, Uni Emirat Arab, dan Uruguay. Tahun ini, Indonesia telah diundang ke beberapa pertemuan BRICS yang dipandu Afrika Selatan."
Logika: dengan cara pembacaan seperti ini maka berita yang disampaikan sama dengan pemberitaan media-media kredibel dan valid, yaitu Indonesia diundang menghadiri pertemuan negara-negara BRICS. Atau tidak ada yang baru, yaitu tentang IMF dan Uni Eropa sehubungan Indonesia dan BRICS.
Materi video ini juga menunjukkan konten tidak sesuai dengan judul yang menyebutkan beking dari Rusia, lantas aksi IMF dan Uni Eropa menggagalkan keikutsertaan Indonesia dalam BRICS.
KESIMPULAN
Video berjudul "BEKINGI INDONESIA, PUTIN RESPON KERAS AKSI UNI EROPA DAN IMF" memiliki konten yang dimanipulasi atau manipulated content.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Metro Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Metro Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Benarkah Cak Nun Suap Polisi Agar Tidak Dipenjara Terkait Kasus Penghinaan Kepala Negara?
-
CEK FAKTA: Fadli Zon Takut karena Presiden Joko Widodo Marah Besar?
-
CEK FAKTA: Nathalie Holscher Ajak Putranya yang Masih Balita Melakukan Hal Terkait Keimanan?
-
CEK FAKTA: Megawati Soekarnoputri Resmikan Puan Maharani Sebagai Cawapres Anies Baswedan untuk Kontestasi Pemilu 2024?
-
CEK FAKTA: Sule Ambil Paksa Anaknya yang Berusia Balita dari Mantan Istri Setelah Nathalie Holscher Tidak Kenakan Hijab?
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Bukan Hanya Diskon, Belanja saat Lapar Juga Bisa Membuat Kita Jadi Impulsif
-
Terpopuler: Mobil Bekas yang Aman Pakai Pertalite, Biaya Isi Pertamax Full Tank untuk Skutik Honda
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026