Dua YouTuber non-Indonesia ini bercakap-cakap dalam bahasa Nasional kita, topiknya sangat Indonesia dan bikin ketawa.
Bagi para penyuka tayangan YouTube dari akun bernama Korea Reomit, ini salah satu saat seru untuk semakin paham, betapa negeri kita punya magnet disukai bahkan dicintai orang-orang asing. Yaitu lewat percakapan YouTuber asal Korea Selatan, Jang Hansol serta YouTuber asal Jepang Yusuke Sakazaki atau lebih kondang disebut Yusuke Wasedaboys.
Disimak Metro Suara.com dari tayangan kanal YouTube milik Jang Hansol, kedua sosok ini ramai membahas seputar durian, dan plus minus tinggal di Indonesia.
Jang Hansol menyatakan "keanehan" yang dirasakan seputar durian yang disebut sebagai king of fruits alias rajanya buah-buahan. Tinggal lebih dari 10 tahun di Indonesia, ia tidak suka buah satu ini.
"Bukan karena baunya, tetapi memang bukan favorit. Sampai suatu hari tiba-tiba mencicipi, eh ternyata rasanya enak," demikian kurang lebih disampaikan Hansol.
"Nah kalau saya bisa makan dan rasanya enak, hanya mesti makan dengan menutup hidung," ungkap Yusuke sembari memperagakan tangannya menjepit hidung.
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa "masalahnya" dengan durian hanya bau. Akan tetapi saat dinikmati, Yusuke menyatakan rasanya memang enak.
Masih soal yang berhubungan dengan hidung, Yusuke yang sudah tinggal selama tiga bulan di Jakarta serta kost seharga Rp 3,5 jutaan per bulan itu menyatakan kondisi udara menjadi kendala. Yaitu polusi yang membuat paru-paru tidak leluasa mendapatkan udara benar-benar segar.
Uniknya, saat kedua YouTuber ini mencoba saling memetakan banyaknya warga negara mereka sendiri yang tinggal di Jakarta.
"Selama di Jakarta, saya belum pernah ketemu orang Korea selain Mas Hansol sendiri," tutur Yusuke terus-terang yang disambut raut keheranan Jang Hansol, "Eh, padahal banyak sekali orang Korea di sini!"
Di lain pihak, Jang Hansol kerap menjumpai warga Jepang saat ia bepergian ke pusat-pusat perbelanjaan dan berbagai lokasi di Jakarta.
Mungkin saja lokasi tempat Yusuke bepergian memang bukan tujuan yang biasanya dicari orang-orang Korea di Jakarta, demikian analisa Jang Hansol.
Baca Juga: Gelombang PHK di Indonesia Belum Usai, Terbaru Perusahaan Properti Jadi Korban
Berita Terkait
-
Korsel, AS, dan Jepang Gelar Latihan Militer Usai Peluncuran Rudal Balistik Korea Utara
-
BNNP Bali Gandeng Youtuber Bobon Santoso Untuk Edukasi Bahaya Narkoba
-
Cipung Lahap Makan Ikan Shisamo Viral di TikTok, Berapa Harganya?
-
CEK FAKTA: Susi Pudjiastuti Tenteng AC Mini Jepang dan Ajak Menteri Pertahanan Prabowo Subianto Memasarkannya?
-
Indonesia Bertemu Jepang di Penyisihan Piala Asia, Erick Thohir: Semua Bisa Terjadi
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
-
Scaloni Waspadai Pertahanan Tanjung Verde Jelang Duel Babak 32 Besar
-
DFB Dekati Jurgen Klopp Usai Nagelsmann Tinggalkan Timnas Jerman
-
Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme
-
Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik
-
Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan
-
Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Divonis Seumur Hidup
-
Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda
-
Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax
-
Darurat Judi Online di Kabupaten Bogor, PCNU Deklarasikan 'Jihad Sosial' Bareng Bupati