Perseteruan Nikita Mirzani dengan anak sulungnya, Laura Meizani atau yang akrab disapa Lolly, tampaknya semakin melebar. Pasalnya, kini keluarga Mami Eda, orang yang menampung Lolly di Inggris, ikut terkena imbasnya.
Mami Eda disebut oleh Nikita Mirzani sebagai seseorang yang sedang panjat sosial (pansos) hingga halu karena mau menampung putri sulungnya.
"Orang dari Indonesia yang mau pansos, mereka tidak ada menghubungi saya sama sekali," kata Nikita.
"Jadi saya baru tahu kenapa anak saya halu, ya karena dia tinggal sama keluarga halu juga di sana. Saya tidak mengenal mereka. Sudah jangan tanya-tanya saya lagi," lanjutnya.
Selain itu, Mami Eda juga banyak menerima cemoohan dari publik. Ia bahkan sampai disebut perempuan jalanan oleh para netizen. Merespons hal ini, ibu dari teman Lolly ini pun membeberkan jati dirinya.
Mami Eda mengungkapkan jika dirinya merupakan seorang pengusaha di Timor Leste. "Saya bukan perempuan jalanan. Saya perempuan business woman di Timor Leste," bebernya dikutip dari unggahan TikTok cilikayune pada Minggu (23/7/2023).
Tak main-main, Mami Eda memiliki bisnis di bidang kontraktor. Sementara itu, mantan suaminya memiliki bisnis perhotelan di Timor Leste.
"Saya punya kontraktor itu bekerja dalam bidang jalan tol sekalian bangun listrik masuk desa. Ini kehidupan saya di Timor Leste. Kalau di Inggris begini kehidupan saya," ungkap Mami Eda.
"Eks suami saya punya bisnis perhotelan di Timor Leste," imbuhnya.
Baca Juga: Kisah Kasih di Sekolah, Sinopsis Anime "The Girl I Like Forgot Her Glasses"
Di momen ini, Mami Eda juga mengungkapkan jika rumahnya akan selalu terbuka untuk orang lain, apalagi orang yang membutuhkan bantuan.
"Saya suka terima orang di rumah saya. Orang kalau ketuk pintu rumah saya, saya buka. Dia tidak punya tempat tinggal, dia selalu tinggal di rumah saya. Makan juga saya yang tanggung, minum, mandi, semua," ucap Mami Eda.
Potongan video siaran langsung yang dilakukan Mami Eda dan Lolly ini pun menuai beragam respons dari para warganet. Banyak warganet yang memuji kebaikan orang Timor Leste tersebut.
"Bunda santai saja, yang penting niat baiknya. Semoga Tuhan berkati kebaikan yang bunda tebarkan," komentar warganet.
"Orang baik ini," timpal warganet lain.
"Sehat selalu mami, Tuhan memberkati," imbuh yang lain.
"Terima kasih Mama Agnes sudah menyayangi Lolly seperti anak sendiri," tulis warganet lain.
"Puji Tuhan ada orang yang mau menanggung Lolly. Tuhan memberkati ibu yang baik hati," komentar warganet lainnya lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak
-
Curiga Alibi Jatuh di Kamar Mandi, Penjaga Kos di Bandung Diancam Usai Bongkar Kejahatan Pelaku
-
Soal Blok Andaman, Kapolda Aceh Jamin Investasi di Aceh Aman dan Nyaman
-
Sensus Ekonomi DIY Baru 9 Persen, Dibayangi Kekhawatiran Pajak hingga Penolakan Warga