Pernyataan Ketua Umum Pro Jokowi (Projo), Budi Arie Setiadi menuai perhatian publik. Pasalnya Budi yang kini menjabat jadi Menkominfo itu tampak keceplosan menyebut soal banyak oknum yang bisa masuk penjara jika kalah di 2024.
Pernyataan itu disampaikan Budi dalam potongan video talkshow politik yang diunggah kembali akun TikTok @bimantara.
Pada video tersebut, Budi menyatakan bahwa partai politik akan sangat berhati-hati dalam berpihak di Pilpres 2024 mendatang. Pasalnya jika salah langkah, partai politik bisa terpleset dan bakal banyak yang masuk penjara.
"Saya bilang, 2024 ini saya haqul yaqin semua kekuatan termasuk partai politik sangat berhitung dan berhati-hati. Mengapa? Karena kalau kalah meleset bos masuk penjara," kata Budi Arie.
"Kalau kalah masuk penjara itu. Masalahnya banyak kan semua," lanjutnya lagi.
Budie Arie lebih lanjut menyatakan pada pemandu acara dan pemateri lainnya bahwa sudah menjadi rahasia umum bahwa partai politik memiliki banyak masalah.
"Kita kan tahu lah, semua partai politik ini kan bermasalah," ujar Budi Arie.
"Jadi semua partai politik berhitung matang, enggak boleh kalah, kalau kalah masuk penjara, itu fakta politik," tuturnya.
Pernyataan Budi Arie sendiri sempat mendapat taggapan dari Aktivis Kolaborasi Warga Jakarta (KWJ) Andi Sinulingga. Budi Arie disebut terlalu sesumbar dengan pernyataanya, apalagi kini sudah menjabat jadi Menkominfo.
Baca Juga: 6 Cara Melindungi Diri dari Aksi Pelecehan Seksual, Berani Bersikap Tegas!
“Hanya di jaman pemerintahan Pak Joko Wi, seorang menteri, pejabat tinggi negara bisa ngomong sembarangan begini, bukan satu dua orang,” ujar Andi, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @AndiSinulingga pada Senin, (24/7/2023).
“Inilah perubahan yg dulu di janjikan pak Joko Wi, revolusi mental para pejabat,” ujar loyalis Anies Baswedan tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Masuk Kerja Lagi Setelah Lebaran? Ini 7 Cara Melawan 'Magical' Biar Nggak Malas Gerak
-
Bank Sumsel Babel Ingatkan Bahaya Modus Penipuan Pasca Lebaran, Ini yang Harus Diwaspadai
-
Prancis vs Brasil: Panggung Pembuktian Kylian Mbappe Sebelum Piala Dunia 2026
-
Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?
-
Hindari Macet Tol Cipali Malam Ini, Pemudik Disarankan Keluar di Cirebon dan Lewat Pantura
-
Keluhan Pemudik Asal Bogor, Terjebak Macet Horor di Tol Cipali Malam Ini
-
'Mau Abang Culik?', Bocoran Chat Oknum Kader HMI yang Dikaitkan dengan Dugaan Pelecehan
-
Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar
-
Abdul Wahid Disidang, Publik Singgung Dinamika Politik Senggol SF Hariyanto
-
Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak