/
Selasa, 25 Juli 2023 | 14:42 WIB
Ketum Projo Budi Arie Setiadi usai dilantik Presiden Jokowi sebagai Menkominfo di Istana Negara. ((Suara.com/Bagaskara))

Pernyataan Ketua Umum Pro Jokowi (Projo), Budi Arie Setiadi menuai perhatian publik. Pasalnya Budi yang kini menjabat jadi Menkominfo itu tampak keceplosan menyebut soal banyak oknum yang bisa masuk penjara jika kalah di 2024. 

Pernyataan itu disampaikan Budi dalam potongan video talkshow politik yang diunggah kembali akun TikTok @bimantara. 

Pada video tersebut, Budi menyatakan bahwa partai politik akan sangat berhati-hati dalam berpihak di Pilpres 2024 mendatang. Pasalnya jika salah langkah, partai politik bisa terpleset dan bakal banyak yang masuk penjara. 

"Saya bilang, 2024 ini saya haqul yaqin semua kekuatan termasuk partai politik sangat berhitung dan berhati-hati. Mengapa? Karena kalau kalah meleset bos masuk penjara," kata Budi Arie. 

"Kalau kalah masuk penjara itu. Masalahnya banyak kan semua," lanjutnya lagi.

Budie Arie lebih lanjut menyatakan pada pemandu acara dan pemateri lainnya bahwa sudah menjadi rahasia umum bahwa partai politik memiliki banyak masalah. 

"Kita kan tahu lah, semua partai politik ini kan bermasalah," ujar Budi Arie. 

"Jadi semua partai politik berhitung matang, enggak boleh kalah, kalau kalah masuk penjara, itu fakta politik," tuturnya. 

Pernyataan Budi Arie sendiri sempat mendapat taggapan dari Aktivis Kolaborasi Warga Jakarta (KWJ) Andi Sinulingga. Budi Arie disebut terlalu sesumbar dengan pernyataanya, apalagi kini sudah menjabat jadi Menkominfo. 

Baca Juga: 6 Cara Melindungi Diri dari Aksi Pelecehan Seksual, Berani Bersikap Tegas!

“Hanya di jaman pemerintahan Pak Joko Wi, seorang menteri, pejabat tinggi negara bisa ngomong sembarangan begini, bukan satu dua orang,” ujar Andi, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @AndiSinulingga pada Senin, (24/7/2023).

“Inilah perubahan yg dulu di janjikan pak Joko Wi, revolusi mental para pejabat,” ujar loyalis Anies Baswedan tersebut.

Load More