Suara.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi mengklaim, Indonesia sebagai negara yang menghukumi judi online ilegal. Padahal, sudah banyak negara di dunia yang melegalkan hal itu.
"Malaysia legal, Singapura legal, Kamboja legal, Filipina legal, Thailand legal. Kita tidak ngomongin Asia, ASEAN saja. Cuma Indonesia yang masih melarang. Kalau di luar negara ASEAN kan legal judi itu. Tinggal kita dan Brunei mungkin yang masih ilegal," kata dia pada Senin lalu.
Hal ini ia sampaikan usai Dirjen Aptika Kementerian Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan mengklaim, semua yang terkait judi online berasal dari luar Indonesia. Kegiatan judi online ini berasal dari negara-negara yang tidak melarang praktik judi online, sehingga mereka tidak melanggar aturan di negara asalnya. Namun, begitu judi online tersebut masuk ke Indonesia, pemerintah melakukan pemblokiran sebagai bentuk penegakan aturan di Indonesia.
Padahal, mengutip berbagai sumber, ada banyak negara di dunia yang melarang judi online selain Indonesia dan Brunei. Berikut di antaranya,
Uni Emirat Arab (UEA)
UEA dengan tegas melarang segala bentuk perjudian, tak terkecuali judi online. Di bawah undang-undang yang berlaku di negara tersebut, Dubai menerapkan hukuman bagi siapapun warganya maupun warga negara asing yang terlibat dalam perjudian. Secara umum, mereka akan didenda mulai dari 250.000 – 50.0.000 dirham atau Rp973 juta - Rp1,9 miliar.
Vatikan
Vatikan merupakan pusat Katolik dunia yang menjadi tempat tinggal banyak tokoh agama. Hal tersebut menjadikan negara yang didominasi dengan penduduk beragama Katolik ini memastikan adanya larangan judi dalam bentuk apapun tidak terkecuali dalam bentuk judi online.
Bhutan
Baca Juga: Disorot Menkominfo Budi Arie, Cuma Ini Negara yang Melarang Judi Online Selain Indonesia
Bhutan merupakan negara yang berdampingan dengan Tiongkok, India, dan wilayah Hong Kong. Meskipun berada di dekat negara-negara dengan citra kapitalisme tersebut, Bhutan justru menjadi negara yang melarang adanya judi.
Mereka akan mengancam memenjarakan para pengguna judi selama satu bulan untuk warga negaranya atau warga negara asing yang kedapatan bermain judi. Di sisi lain, meskipun melarang judi, tetapi negara ini justru melegalkan lotre.
Afghanistan
Larangan judi di Afghanistan ini berlaku sejak masa pemerintahan Taliban hingga hari ini. Seperti diketahui, Taliban sangat otoriter dalam menerapkan aturan yang bertentangan dengan hukum Islam, termasuk judi di dalamnya. Di negara ini, aktivitas perempuan di ruang publik juga sangat terbatas.
Kepulauan Cayman
Kepulauan Cayman, sebuah negara persemakmuran Inggris di dekat Britania Raya ini tidak melegalkan perbuatan judi dalam bentuk apapun. Namun, ancaman pidana untuk para pelanggar aturan bisa dibilang cukup longgar yaitu denda sekitar USD 10 atau sekitar Rp140.000 ditambah dengan hukuman penjara kurang lebih selama dua bulan.
Berita Terkait
-
Sidang Lanjutan Korupsi BTS Kominfo, Jaksa Boyong 4 Saksi Eks Anak Buah Johnny Plate
-
Judi Slot Berujung Duel Maut di Bogor, Satu Orang Meninggal Dunia
-
Sambangi Kejagung, Menkominfo Baru Pastikan Proyek BTS Jalan Terus
-
Menkominfo Budi Arie Bakal Datangi Kejagung Hari Ini, Terkait Johnny G Plate?
-
Disorot Menkominfo Budi Arie, Cuma Ini Negara yang Melarang Judi Online Selain Indonesia
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
Pengusaha Minta Pemerintah Beri Ruang Proyek Infrastruktur untuk UMKM Konstruksi
-
Rekomendasi Saham-saham yang Patut Dicermati Senin 12 Januari 2026
-
FAO: 43,5% Masyarakat Indonesia Tidak Mampu Beli Makanan Bergizi, Negara Intervensi Lewat MBG
-
Emas Pegadaian Tidak Banyak Fluktuasi, Harga Stabil 2 Jutaan Hari Ini
-
Kasus Fraud Rp1,4 Triliun, OJK Mulai Sisir Aset PT Dana Syariah Indonesia
-
Tekan Angka Kecelakaan, Kemenhub Siapkan Aturan Baru Standar Teknologi Motor
-
Lion Parcel Kirim 10 Ton Logistik ke Wilayah Bencana Sumatra
-
Klaim Swasembada Dibayangi Risiko, Pengamat Ingatkan Potensi Penurunan Produksi Beras
-
Penyaluran Beras SPHP Diperpanjang hingga Akhir Januari 2026
-
BBRI Diborong Asing Habis-habisan, Segini Target Harga Sahamnya