Federasi sepak bola dunia atau FIFA meminta rumput di Jakarta International Stadium atau JIS harus diganti agar stadion itu bisa menggelar pertandingan Piala Dunia U-17, demikian dikatakan Ketua Umum PSSI Erick Thohir dalam junmpa pers di Jakarta, Selasa (25/7/2023).
Dalam jumpa pers itu Erick, yang juga Menteri BUMN, menunjukkan surat FIFA dan bagian yang berisi permintaan agar rumput di stadion yang dibangun di era Gubernur Anies Baswedan tersebut diganti.
"FIFA bilang soal rumput hybrid salah satunya memang harus diperbaiki, jika tidak akan jadi masalah dan makanya harus diganti," ucap Erick Thohir.
Sebelumnya JIS sempat menjadi polemik setelah stadion itu diajukan untuk menjadi salah satu calon tempat berlangsungnya Piala Dunia U-17 sebab stadion lain di Jakarta, yakni Stadion Gelora Bung Karno, akan menjadi tempat berlangsungnya konser Coldplay pada 15 November mendatang.
Polemik tercipta saat PSSI dan pemerintah mengatakan JIS perlu direnovasi karena belum sesuai dengan standar FIFA. Rencana ini dikritik, karena dinilai mendiskreditkan warisan pembangunan Anies, salah satu bakal calon presiden di Pemilu 2024 mendatang.
Tetapi Erick pada hari ini menegaskan bahwa renovasi JIS tak perlu jadi polemik, karena FIFA sudah menegaskan bahwa stadion tersebut memang harus diperbaiki agar layak menggelar pertandingan Piala Dunia U-17.
"Alhamdulillah tanggal 20 Juli kita sudah menerima surat dari FIFA. Beberapa catatan yang harus segera kita tindak lanjuti sebelum FIFA mengecek tanggal 28 (Juli) sampai 2 Agustus rencananya," terang Erick seperti dilansir dari Antara.
Ia mengatakan sudah meminta Menteri Pemuda dan Olahraga untuk menyurati Kementerian PUPR agar renovasi JIS, sesuai rekomendasi FIFA, bisa segera dimulai.
Dalam kunjungan FIFA pada akhir pekan ini yang akan diperiksa antara lain kesiapan tempat, kualitas lapangan dan kesiapan tim penunjang.
Baca Juga: PKS: Rekomendasi Buro Happold Tak Wajib Diikuti dalam Pembangunan JIS
Rumput memang menjadi salah satu pokok perhatian terkait Piala Dunia U-17, sebab Erick menyatakan dalam surat FIFA disebutkan bahwa rumput yang ada harus diperbaiki untuk menghindari risiko yang besar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
Terkini
-
Bridgestone Rilis Ban Baru Ecopia EP300 untuk Innova Zenix di IIMS 2026
-
Gabung Film Live Action Blue Lock, Yuki Tachibana Perankan Gin Gagamaru
-
Polda Metro Jaya Periksa Pandji Pragiwaksono Hari Ini Terkait Kasus Mens Rea
-
Bye-Bye Bau Tak Sedap! Solusi Kulkas Anti Bakteri untuk Stok Makanan Puasa Lebih Awet
-
Mauro Zijlstra Mau ke Persija Jakarta karena Dapat Tawaran Spesial Ini
-
Truk Tabrak Separator, Ribuan Penumpang Transjakarta Terjebak Macet Parah di Tanjung Duren
-
BEI Naikkan Batas Minimum Free Float Jadi 15 Persen Mulai Maret 2026
-
Berapa Harga Pulau Pedofil Milik Jeffrey Epstein? Segini Jika Dirupiahkan
-
Sensasi Seoul di Lombok, Nikmati Kuliner Korea Otentik dan Pengalaman Belanja Kekinian di Sini
-
7 Informasi Penting Festival Pasar Rakyat Dugderan 2026 Semarang, Wajib Dicatat Warga