-
Mauro Zijlstra resmi bergabung dengan Persija Jakarta setelah menghadapi kesulitan karier di liga Eropa.
-
Kontrak selama dua setengah tahun menjadi alasan utama Zijlstra menerima pinangan Macan Kemayoran.
-
Kurangnya menit bermain di FC Volendam membuat Zijlstra sulit mendapatkan tawaran menarik di Eropa.
Suara.com - Langkah mengejutkan diambil oleh penyerang muda berbakat Timnas Indonesia dengan merapat ke kompetisi domestik.
Mauro Zijlstra secara terbuka membeberkan alasan mendasar di balik keputusannya membela panji Persija Jakarta sekarang.
Eks pemain FC Volendam ini menyadari betul realita pahit mengenai prospek karier sepak bolanya di benua biru.
Pihak manajemen tim Ibu Kota mengumumkan kedatangan sang pemain pada tengah pekan, tepatnya Rabu (4/2/2026).
Keputusan ini diambil Zijlstra setelah mempertimbangkan berbagai aspek penting mengenai masa depan dan durasi kontraknya.
Penyerang ini mengakui bahwa prioritas utamanya sebenarnya adalah tetap merumput di salah satu liga Eropa.
Upaya maksimal telah dilakukan bersama pihak agen untuk memantau peluang dari berbagai klub di sana.
Namun fakta di lapangan menunjukkan bahwa tidak ada tim yang memberikan kesepakatan sesuai dengan harapannya saat itu.
Kondisi fisik dan jam terbang yang minim menjadi kendala utama dalam proses pencarian pelabuhan baru tersebut.
Baca Juga: Profil Pemain Keturunan yang Direndahkan Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor
Zijlstra merasa sangat sulit mendapatkan kepercayaan dari tim-tim Eropa karena performanya yang jarang terlihat di lapangan.
Di tengah kebuntuan pencarian klub baru tersebut, Persija Jakarta datang dengan proposal yang sangat menggiurkan.
"Pertama, saya bersama agen tentu mencari peluang di Eropa karena sebelumnya saya bermain di sana," katanya dilansir dari laman resmi klub.
Manajemen tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut menunjukkan keseriusan tinggi untuk memakai jasa sang striker muda.
Durasi kerja sama yang ditawarkan oleh tim kebanggaan Jakmania ini tergolong sangat aman bagi seorang pemain.
Keyakinan pihak klub terhadap potensinya menjadi faktor kunci yang membuat Zijlstra akhirnya luluh dan bersedia pindah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030
-
Kita Bikin Romantis! Ucapan Antonela untuk Messi di Usia 39: Kami Punya Segalanya Karena Kamu
-
Pesan Bijak Cristiano Ronaldo Untuk Portugal Jelang Laga Penentuan Lawan Kolombia
-
Jelang Lawan Skotlandia, Ancelotti Ungkap Kabar Bahagia Soal Neymar, Apa Itu?
-
3 Negara yang Pernah Dibantai Portugal dengan 5+ Gol di Piala Dunia
-
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Adu Penalti Bisa Berubah Total! FIFA Ajukan Regulasi Baru untuk Piala Dunia 2026
-
Timnas Indonesia Disebut-sebut Segera Naturalisasi Gelandang Keturunan Jerman
-
Hanya Kalah dari Messi dan Ronaldo, Luka Modric Ukir Sejarah Spesial di Piala Dunia 2026
-
Heboh Pub Favorit Pendukung Skotlandia di Boston Tutup Saat Hari Pertandingan Inggris