- Truk menabrak separator di Tanjung Duren memicu keterlambatan delapan rute Transjakarta.
- PT Transportasi Jakarta menyampaikan permohonan maaf atas gangguan operasional rute terdampak.
- Penumpang diimbau memantau aplikasi resmi untuk menyesuaikan rencana perjalanan saat evakuasi.
Suara.com - Insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit truk dilaporkan mengganggu ritme perjalanan ribuan penumpang Transjakarta pada Jumat (6/2/2026) pagi.
Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat, yang merupakan salah satu titik nadi kemacetan di ibu kota.
Penyebab utama gangguan transportasi publik ini adalah sebuah truk yang menabrak pembatas jalan atau separator.
Akibatnya, terjadi kemacetan panjang di sekitar lokasi, terutama untuk kendaraan yang mengarah ke wilayah Pinang Ranti, yang berdampak langsung pada keterlambatan bus Transjakarta.
Manajemen PT Transportasi Jakarta segera memberikan informasi resmi mengenai kendala operasional tersebut.
Setidaknya terdapat dua koridor utama dan enam rute pengumpan yang terdampak secara signifikan akibat kecelakaan tunggal ini.
"Koridor 8, 9, serta Rute 3F, 8M, 8K, 9A, 9E, dan S11 mengalami keterlambatan kedatangan terkait adanya truk menabrak separator di sekitar Tanjung Duren arah Pinang Ranti," tulis akun resmi *@PT_Transjakarta* melalui media sosial X.
Pihak pengelola transportasi milik Pemprov DKI tersebut juga menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada para pelanggan setia mereka atas ketidaknyamanan yang terjadi.
Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi truk dan pembersihan puing separator masih diupayakan agar jalur dapat kembali steril.
Baca Juga: JPO Sarinah Segera Dibuka Akhir Februari 2026, Akses ke Halte Jadi Lebih Mudah!
Para pengguna jasa diimbau untuk selalu memantau perkembangan situasi melalui aplikasi resmi guna mengatur ulang rencana perjalanan mereka.
Langkah ini diperlukan agar para komuter tetap dapat mencapai tujuan dengan mempertimbangkan alternatif moda transportasi lain atau bersabar menunggu normalisasi jalur.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
Terkini
-
Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi
-
Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!
-
Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda
-
Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget
-
Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni
-
Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg
-
Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan
-
Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas
-
Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa
-
Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan