Narasi memaksakan kehendak ada papan reklame menunjukkan hal berbau politis dipajang agar dibaca semua orang.
Volodymyr Oleksandrovych Zelenskyy atau Volodymyr Zelenskyy adalah Presiden Ukraina, dan saat ini invasi Rusia atas Ukraina belum berakhir.
Dikutip dari Turnbackhoax.id, akun Twitter terverifikasi bernama @ricwe123 (Richard) mengunggah video sebuah banner di New York, yang bertuliskan "No Zelensky, No War".
Lengkapnya, dalam terjemahan Bahasa Indonesia:
Jadi, sepertinya beberapa warga Amerika Serikat sudah muak dengan retorika penghasut perang omong kosong yang datang dari Washington.
No Zelensky, No War.
(Banner iklan di New York)
PENJELASAN
Berdasarkan hasil penelusuran Turnbackhoax.id, video adalah hasil editan.
Video serupa dengan versi lengkapnya pernah diunggah akun YouTube CoolVision. Dari video ini dapat dilihat bahwa banner yang asli menunjukkan video seorang perempuan untuk kepentingan iklan. Berjudul "Walking in New York City 4K. 5th Avenue. People, Cars, and Street Sounds". Dan bukan tulisan "No Zelensky, No War".
KESIMPULAN
Cuitan @ricwe123 serta video yang diunggahnya adalah konten yang dimanipulasi atau manipulated content.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Metro Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Metro Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: CNN News Beritakan Titan Submersible Ketemu dalam Kondisi Kosong?
-
CEK FAKTA: Nasdem Temui PDIP dan Rela Tidak Dukung Anies Baswedan Jadi Capres 2024?
-
CEK FAKTA: Benarkah Presiden RI Memanfaatkan Kehadiran Rusia untuk Tekan Uni Eropa?
-
CEK FAKTA: Puing Kapal Selam Wisata Titan Submersible Sudah Ketemu?
-
CEK FAKTA: Benarkah Jakarta Lumpuh karena Ada Lonjakan Massa Tengah Menghancurkan Istana Negara?
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
Terkini
-
Israel Tolak Ikut Invasi Darat ke Iran, Kemarahan Publik AS Meledak
-
WFH ASN Resmi Berlaku, Pemerintah Bidik Penghematan BBM Jumbo
-
Cara Membangun Kedekatan Emosional Anak Lewat Kebiasaan Sederhana di Rumah
-
Siap-siap! Investor Bank Danamon Raih Dividen Rp 142 per Saham
-
'Sudah Sampai di Situ' Polda Metro Jaya Tegaskan Tak Lagi Usut Kasus Air Keras Aktivis KontraS
-
5 Tablet Samsung Paling Awet: Dipakai Bertahun-tahun Tak Turun Performa
-
Review Jo Nesbo's Detective Hole: Serial Killer Oslo yang Gelap dan Brutal!
-
WFH ASN Dimulai! Wali Kota Sukabumi Tegaskan Guru, Nakes, dan Pejabat Tetap di Lapangan
-
Sebut 'Bukan Negara Barbar', PP IMI Sesalkan Peserta Musprov Sumbar yang Tak Hormati Pimpinan Sidang
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar