Anak pertama Pingkan Mambo mengalami kejadian mengerikan yang berpotensi mempengaruhi masa depannya.
Beberapa saat lalu, MA, putri penyanyi tenar Pinkan Mambo berbicara secara terbuka dalam sebuah podcast Nadia Alaydrus bahwa ia mengalami pelecehan seksual. Lebih jelas lagi dalam bincang-bincang "CURHAT BANG" yang digawangi Denny Sumargo.
Dalam bahasa amat santun serta tidak berniat membuat MA merasa dipojokkan atau tidak nyaman, diawali dengan kalimat "kalau tidak berkenan tidak usah dijawab", Denny Sumargo menanyakan sampai sejauh apa pelecehan seksual ini terjadi?
Dan secara mengejutkan disebutkan MA sudah sampai tahap pemerkosaan, berlangsung saat ia berusia 12 tahun. Kelahiran 2006 ini sekarang berusia 17 tahun, dan kejadian dialami 2018 hingga 2021.
Menghadapi kejadian bak mimpi buruk dan berpotensi mengubah masa depannya ke arah negatif, MA meminta pertolongan kepada ayah kandungnya, Sandy Sanjaya. Padahal ia tidak dekat dengannya pun saudara-saudara dari pihak bapak aslinya.
Kelanjutannya, Steve Wantania, ayah sambung MA telah dihukum tinggal di bui lebih dari sembilan tahun serta denda sekira Rp 1 miliar untuk kasus pelecehan seksual dan pemerkosaan atas anak tirinya itu.
Akan tetapi Pinkan Mambo sebagai ibu tidak meminta maaf atau melakukan tindakan yang mendukung MA. Ia sebatas melayangkan percakapan berupa teks di peranti komunikasi.
Tidak sampai di situ, Pinkan Mambo menyatakan MA masih kecil dan pengakuannya belum bisa dipercayai. Sementara di sisi lain, keputusan tidak menceraikan suami saat itu karena dipandang dari sisi agama tidak dibolehkan.
"Di sini cuma mau menyampaikan agar Mami bisa menyadari kesalahannya. Meski di dalam rumah, aku tidak bisa merasakan perlindungan darinya," papar MA mengenai alasan mengapa ia speak out dan sebelumnya juga sempat bertanya-tanya kepada salah satu penggawang podcast apakah speak out yang ia utarakan tidak terlalu banyak.
Melihat pandangan kosong MA saat mengemukakan pelecehan seksual yang dialaminya di beberapa tayangan TikTok hingga podcast, terasakan betapa berat beban yang diterimanya.
Berita Terkait
-
Dear Orangtua, Jangan Pelit Sebut Anak Cantik karena Musisi Legendaris Sinead O'Connor Tidak Pernah Dapat Ini dari Ibunya
-
Dihujat Publik karena Salahkan Anak yang Jadi Korban Kekerasan Seksual, Pinkan Mambo Mulai Jual Cerita Sedih
-
Kena Pelecehan Seksual, Anak Pinkan Mambo Akui Ibunya Hanya Minta Maaf Lewat Chat
-
Apa Itu Kekerasan Seksual? Kejadian yang Dialami Anak PInkan Mambo dan Diduga Dilakukan Ayah Tiri
-
Kekerasan Seksual Tak Bisa Dibenarkan, Pinkan Mambo Masih Salahkan Anak yang Jadi Korban: Ibu Macam Apa Ini!
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
Terkini
-
Nasib Dean James Ditentukan Hari Ini? Seluruh Klub Eredivisie Gelar Rapat Darurat
-
Transaksi Penjualan Sapi dan Kerbau di Kabupaten Agam Mencapai Rp7,48 Miliar Jelang Lebaran 2026
-
Moisturizer Emina untuk Umur Berapa? Ini Tips Pemakaian di Setiap Usia
-
Bawa Genre Beragam, Irene Pamer Vokal di Highlight Medley Album Biggest Fan
-
Arus Balik Lebaran, KAI Catat 253 Ribu Kursi Masih Tersedia hingga Awal April
-
Bawa Misi Penting, Ini Alasan Persib Bandung ke Jakarta di Tengah Libur Super League
-
Daftar Mobil Hybrid Paling Diminati di Indonesia Februari 2026
-
Jejak Langkah di Kota Tanpa Bayangan
-
3 Truk Sumbu Tiga Ditahan karena Langgar Pembatasan Operasional di Momen Lebaran 2026
-
Disebut Jadi Tersangka Kasus Pengeroyokan, Fitri Salhuteru Beri Klarifikasi