Bandara Kertajati berjarak 98 kilometer dari Kota Bandung dengan perkiraan waktu tempuh 1,5 jam.
Dalam proses pembangunan, Bandara Kertajati sebenarnya memiliki kesamaan dengan Bandara Internasional Kualanamu di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.
Keduanya menjadi bandara baru yang dibangun jauh dari pusat kota. Bandara Kualanamu dibangun sebagai pengganti Bandara Polonia yang berjarak kurang lebih 50 kilometer dari Kota Medan.
Sedangkan Bandara Kertajati menggantikan peran Bandara Husein Sastranegara.
Dilansir dari berbagai sumber, Rabu (2/8/2023), Bandara Kualanamu saat ini terbukti ramai dengan aktivitas penerbangan Berbanding terbalik dengan Bandara Kertajati.
Bandara Kualanamu sudah memiliki akses Jalan Tol Deli Serdang - Medan - Tebing Tinggi. Sehingga waktu tempuh hanya 1 jam sampai ke pusat Kota Medan.
Akses menuju bandara juga ditopang dengan adanya Kereta Bandara Railink dengan waktu tempuh sekitar 45 menit.
Kondisi itu berbeda dengan Bandara Kertajati yang dinilai terlalu jauh dari pusat Kota Bandung yakni 98 kilometer. Dengan perkiraan waktu tempuh 1,5 jam.
Karenanya, bandara ini diragukan dapat menjadi pilihan bagi masyarakat dari Kota Bandung, karena jarak yang dianggap terlalu jauh dan pilihan penerbangan yang masih terbatas.
Baca Juga: Heboh Video Anak Ketua DPRD Ambon Teriaki Warga Usai Aniaya Pelajar: Beta Tanggung Jawab!
Hal ini juga menjadi perhatian Pengamat penerbangan, Gerry Soejatman.
Dirinya meminta pemerintah memperhatikan aspek transportasi ke bandara. Tetapi harus murah, mudah dan nyaman.
Menurutnya, bila pemerintah gagal memperhatikan ini, besar kemungkinan penumpang justru akan beralih ke Bandara Soekarna Hatta atau Halim Perdanakusuma.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Karier di Ujung Tanduk: Skandal Honorer Fiktif Menjerat Sekda Lampung Tengah
-
Terpopuler: HP Chipset Apa yang Bagus? Ini 3 Pilihan Samsung Rp2 Jutaan
-
Bukan Karena Malas, 5 Hal Ini Jadi Alasan Utama Kenapa Kamar Anak Kos Cepat Berantakan
-
Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo Resmi Ditahan Polda Metro
-
Pelatih Pantai Gading Peringatkan Jerman: Kami Datang untuk Menang!
-
Herve Renard: Saya Bukan Penyihir
-
Bek Amerika Serikat Emosional Cetak Gol Piala Dunia, Kenang Jejak Sang Ayah di Seattle
-
Weston McKennie Terkesima dengan Suporter usai Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi
-
Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Tenor hingga 40 Tahun Siap Dijalankan