Sebagai JC yang mendapat hukuman 1,6 tahun penjara, kini Bharada E telah menjalani masa bebas bersyarat.
Mahkamah Agung menyatakan Ferdy Sambo, otak pelaku pembunuhan berencana atas Brigadir Polisi Nofriansyah Yosua Hutabarat mendapatkan hukuman seumur hidup. Artinya, hukuman berat atau ultra petita hukuman mati sudah tidak berlaku. Sedangkan Bharada E atau Richard Eliezer Pudihang Lumiu yang menjadi Justice Collaborator (JC) telah bebas bersyarat.
Dikutip dari kanal News Suara.com, Kepala Bagian Humas dan Protokol Ditjen Pemasyarakatan Kemenkumham, Rika Aprianti menyatakan bahwa Richard Eliezer Pudihang Lumiu menjalani program Cuti Bersyarat atau CB.
"Per tanggal 4 Agustus kemarin Eliezer sudah menjalani program Cuti bersyarat (CB)" jelas Rika Aprianti pada Selasa (8/8/2023).
"Telah berubah statusnya dari narapidana menjadi klien pemasyarakatan," lanjutnya.
Kilas balik status hukum Richard Eliezer Pudihang Lumiu, ia adalah ajudan dari mantan Kadiv Propam (kini telah diberhentikan secara tidak hormat) Ferdy Sambo yang menjadi penembak dalam kasus pembunuhan berencana atas Brigadir Polisi Nofriansyah Yosua Hutabarat.
Kemudian Richard Eliezer menjadi Justice Collaborator (JC) untuk mengungkap fakta di balik kasus itu, vonis hukuman dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan adalah 1 tahun 6 bulan penjara per 15 Februari 2023.
Dalam persidangan, majelis hakim menilai Richard Eliezer telah terbukti secara sah dan meyakinkan terlibat dalam pembunuhan berencana terhadap Brigadir Polisi Nofriansyah Yosua Hutabarat.
Berita Terkait
-
Ferdy Sambo Lolos Hukuman Mati, Para Pelaku di Kasus Sama Juga Dapat Diskon Hukuman Bui
-
Dua Hakim DO saat MA Putuskan Vonis Ferdy Sambo Jadi Seumur Hidup dalam Sidang Tertutup
-
Vonis Penjara Seumur Hidup Ferdy Sambo Inkrah, MA: Bisa Langsung Dieksekusi
-
Ferdy Sambo Batal Dihukum Mati, Netizen Gak Kaget: Udah Tahu Endingnya
-
Bikin Jiwa Miskin Menjerit! 6 Koleksi Mobil Mewah Ferdy Sambo, Senilai Lebih dari Rp 9,8 Miliar
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Sempat Lumpuh Total Diterjang Longsor, Akses Utama Malang-Lumajang Kini Sudah Bisa Dilalui
-
Gak Usah Sok Pintar deh! Refleksi di Buku Orang Goblok Vs Orang Pintar
-
Komisi III DPR Cecar Kajari Karo, Diduga Halangi Amsal Sitepu Keluar Rutan Meski Hakim Setuju
-
7 Cushion Lokal untuk Kulit Berminyak yang Tidak Oksidasi, Mulai 50 Ribuan
-
Kecanggihan USS George HW Bush, Kapal Induk Nuklir Diutus Donald Trump Guncang Iran
-
Ole Romeny Ketagihan Gaya Main Timnas Indonesia Era John Herdman
-
'Biar Anaknya Bangga': Keluarga Sepakat Kopda Farizal Dimakamkan di TMP Giripeni
-
Mobil ini Bisa Jalan Terbalik Menentang Gravitasi, Ini Rahasia McMurtry
-
Usai Penertiban Jukir Liar, 8 Spanduk Peringatan Dipasang di Titik Rawan Pungli Blok M Square
-
Peluru Nyasar ke Sekolah di Gresik, Ibu Korban Diminta Tutup Mulut dan Operasi Anak Sempat Tertunda