Kabar terbaru menyebutkan kemenangan Persib Bandung atas PSIS harus dibayar mahal Harus Dibayar Mahal, dan terseret nama Arsan Makasin adalah misinformasi.
Usai dilakukan cek fakta oleh tim Metro pada video berjudul "innalillahi ArsanKemenangan Persib Harus Dibayar MahalTekel Keras Kiper PsisKlasemen Persib" yang diunggah di kanal YouTube Planet Persib adalah tidak benar alias hoaks.
Lantas, bagaimana fakta sesungguhnya?
Setelah menyaksikan hingga selesai video berdurasi 3 menit 12 detik itu, tidak ditemukan fakta valid yang mendukung klaim di atas.
Sejak awal, narator hanya menampilkan pernyataan Arsan Makasin yang mengungkap jika dirinya baik-baik saja usai mengalami cidera dalam laga melawan PSIS, Minggu 20 Agustus kemarin.
Kemudian narator mengungkapkan jalan pertandingan drama yang terjadi dalam laga Persib Bandung vs PSIS di Liga 1 2023-2024, yang diwarnai dua kartu merah dan dua pinalti.
Namun, hingga akhir tidak ada pernyataan resmu seputar Kemenangan Persib harus dibayar mahal.
Faktanya, kemenangan Persib Bandung atas PSIS dengan skor 2-1 itu justru membawa tim itu naik ke posisi 14 klasmen sementara Liga 1.
Selain itu, cidera yang dialami Arsan Makasin akibat tekel keras dari kiper PSIS memang menyebabkan dirinya berdarah di bagian pelipis mata.
Baca Juga: Jadwal Piala AFF U-23 2023 Malam Ini, 21 Agustus: Penentuan Nasib Timnas Indonesia U-23
Tapi dirinya merasa baik-baik saja dan kembali melanjutkan permainan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Michael Carrick Terancam Dibuang Manchester United Meski Sukses Amankan Tiket Liga Champions
-
Alasan John Herdman Senang Timnas Indonesia Jadi Tim Paling 'Diremehkan' di Grup F Piala Asia 2027
-
Komisioner Komnas HAM Desak Penyelesaian Hukum Kasus Kekerasan Seksual Mei 1998
-
Sepasang Tangan dan Kaki dalam Shift Malam di Pabrik Roti
-
5 Rekomendasi Smartwatch 2 Jutaan, Cocok untuk Segala Aktivitas
-
Prabowo Murka! Bunga Pinjaman Orang Miskin 24 Persen, Pengusaha Besar Cuma 9 Persen
-
GIAA Lapor: Kinerja Menguat di 3 Bulan Pertama 2026, Rugi Bersih Dipangkas 45 Persen
-
Effendi Simbolon Instruksikan Regenerasi PSBI: Dorong Kaum Muda Pimpin Organisasi
-
Geger! Bau Menyengat di Pinang Ranti Ternyata Jasad Lansia Sebatang Kara
-
Siapa Roby Kurniawan? Bupati Bintan yang Namanya Terseret Isu Kehamilan Ayu Aulia