/
Senin, 21 Agustus 2023 | 08:52 WIB
Selebrasi Pemain Persib Usia Marc Klok Sukses Menjebol Gawang PSIS Semarang Melalui Titik Putih ((persib.co.id))

Kabar terbaru menyebutkan kemenangan Persib Bandung atas PSIS harus dibayar mahal Harus Dibayar Mahal, dan terseret nama Arsan Makasin adalah misinformasi.

Usai dilakukan cek fakta oleh tim Metro pada video berjudul "innalillahi ArsanKemenangan Persib Harus Dibayar MahalTekel Keras Kiper PsisKlasemen Persib" yang diunggah di kanal YouTube Planet Persib adalah tidak benar alias hoaks.

Lantas, bagaimana fakta sesungguhnya?

Setelah menyaksikan hingga selesai video berdurasi 3 menit 12 detik itu, tidak ditemukan fakta valid yang mendukung klaim di atas.

Sejak awal, narator hanya menampilkan pernyataan Arsan Makasin yang mengungkap jika dirinya baik-baik saja usai mengalami cidera dalam laga melawan PSIS, Minggu 20 Agustus kemarin.

Kemudian narator mengungkapkan jalan pertandingan drama yang terjadi dalam laga Persib Bandung vs PSIS di Liga 1 2023-2024, yang diwarnai dua kartu merah dan dua pinalti.

Benarkah Kemenangan Persib atas Persis Semarang Harus Dibayar Mahal, Bawa Nama Arsan Makasin? (sumber: (YouTube/Planet Persib))

Namun, hingga akhir tidak ada pernyataan resmu seputar Kemenangan Persib harus dibayar mahal.

Faktanya, kemenangan Persib Bandung atas PSIS dengan skor 2-1 itu justru membawa tim itu naik ke posisi 14 klasmen sementara Liga 1. 

Selain itu, cidera yang dialami Arsan Makasin akibat tekel keras dari kiper PSIS memang menyebabkan dirinya berdarah di bagian pelipis mata.

Baca Juga: Jadwal Piala AFF U-23 2023 Malam Ini, 21 Agustus: Penentuan Nasib Timnas Indonesia U-23

Tapi dirinya merasa baik-baik saja dan kembali melanjutkan permainan.

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.

Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com. 

Load More