CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi mengatakan kericuhan dan baku pukul di tribun penonton Stadion Jatidiri, dalam pertandingan melawan Persib pada Minggu (20/8/2023) berawal ketika Persib mendapat hadiah penalti.
Ia membeberkan suasana memanas dan mulai terjadi ketegangan, ketika wasit memberikan Persib hadiah penalti pada menit 22. Penalti diubah menjadi gol oleh gelandang Persib, Marc Klok.
"Insidennya ini awalnya teriak-teriak ketika Persib dapat penalti dan gol. Lalu suporter tuan rumah panas, tapi itu hanya gesekan dan langsung mereda," terang Yoyok pada Senin (21/8/2023).
Setelah Persib unggul 0-1 di babak pertama, PSIS berhasil menyamakan kedudukan lewat Gali Freitas di menit 57. Tetapi PSIS yang bermain hanya dengan 9 pemain, setelah Lutfi Kamal dan Adi Satryo dikartu merah, akhirnya kembali kebobolan di menit 92.
Gol kedua Persib kembali diciptakan Marc Klok lewat titik penalti. Penalti kedua inilah yang kemudian kembali menyulut kemarahan penonton tuan rumah.
"Lalu di menit-menit akhir, Persib dapat penalti lagi dan itu panas lagi. Untung saja pertandingan tetap berjalan hingga selesai," kata Yoyok lebih lanjut.
Ia mengakui ada sejumlah penonton mengalami luka dan sudah dilarikan ke rumah sakit.
"Saya juga bersyukur tidak ada korban jiwa. Korban luka-luka sudah ditangani dengan baik dan provokator langsung kami serahkan ke polisi," ucap Yoyok Sukawi
Sebelumnya anggota Komite Eksekutif PSSI Arya Sinulingga, saat mengomentari kericuhan di laga PSIS vs Persib, meminta semua pihak untuk menaati aturan dan mampu menahan diri.
Baca Juga: Persib Sudah Keluar dari Zona Merah Klasemen Liga 1 Sebelum Melawan PSIS Semarang
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub
-
Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik
-
Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI
-
Bus ALS Maut di Muratara Tetap Angkut Penumpang Meski Izin Mati Sejak 2020
-
Lagu K-Pop Full Bahasa Inggris: Strategi Bisnis atau Tanda Berakhirnya Era Lokal?
-
Timnas Indonesia vs Jepang, Ujian Kelayakan Lolos Piala Dunia 2030
-
Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
-
Bagikan Dividen Rp3,5 Triliun, Ini Daftar Jajaran Direksi Indosat Yang Baru
-
Debut Jadi Eksekutif Produser, Irish Bella Pusing Urus Budget Film Horor Dosa
-
Ketua DPRD Kepri Asyik Kendarai Moge Tanpa Helm, Auto Kena Sentil Warganet