/
Senin, 04 September 2023 | 13:53 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. (Dok. Kementerian Agama)

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut meminta rakyat tidak memilih capres yang pernah memecah belah umat demi kepentingan pribadi.

Pesan itu disampaikan Menag Yaqut dalam acara Tablig Akbar Idul Khotmi Nasional Thoriqoh Tijaniyah ke-231 di Pondok Pesantren Az-Zawiyah, Tanjung Anom, Garut, Jawa Barat pada Minggu (3/9/2023).

Dalam kesempatan itu, Gus Yaqut menekankan pentingnya meneliti latar belakang calon pemimpin dengan cermat. 

"Saya berpesan kepada seluruh ikhwan dan akhwat ini agar nanti ketika memilih calon pemimpin kita, calon presiden dan wakil presiden (di Pilpres 2024), kita lihat betul rekam jejaknya," ujar Gus Yaqut, dikutip Senin (4/9/2023).

Tak sampai di situ, Gus Yaqut juga mengingatkan agar masyarakat waspada terhadap calon pemimpin yang menjadikan agama sebagai sarana untuk mencapai ambisi politiknya.

Teliti betul apakah calon pemimpin tersebut pernah menggunakan agama sebagai alat untuk memenangkan kepentingannya atau tidak. "Kalau pernah, jangan dipilih," tegas Gus Yaqut.

Terakhir, ia mengingatkan bila esensi agama adalah untuk melindungi kepentingan masyarakat. 

"Umat Islam diajarkan agar menebarkan Islam sebagai rahmat. Rahmatan lil 'alamin, rahmat untuk semesta alam. Bukan rahmatan lil islami, tok," pungkasnya.

Baca Juga: Duh, Ngeri! Wajah Limbad Tersambar Api saat Lakukan Atraksi Ini

Load More