Bola / Bola Dunia
Selasa, 19 Mei 2026 | 12:17 WIB
Timnas Brasil (FIFA)
Baca 10 detik
  • Carlo Ancelotti menargetkan Timnas Brasil meraih gelar juara pada ajang Piala Dunia 2026.

  • Neymar kembali dipanggil masuk skuad Brasil setelah absen bermain sejak Oktober tahun 2023.

  • Brasil akan bersaing ketat dengan Maroko, Haiti, dan Skotlandia di babak penyisihan grup.

Suara.com - Carlo Ancelotti membawa angin segar dan keyakinan tinggi untuk membawa Timnas Brasil merengkuh trofi Piala Dunia 2026. Juru taktik asal Italia tersebut menegaskan bahwa target utama Selecao bukan sekadar mencapai partai final.

Kesiapan mental dan taktik dinilai sudah matang untuk menghadapi dominasi kekuatan sepak bola global saat ini. Skuad Selecao kini disebut-sebut memiliki kedalaman tim yang sangat merata di setiap lini permainan.

“Saya bukanlah penyihir, tapi seorang pekerja yang telah bekerja selama 40 tahun di sepak bola. Saya mempunyai pengetahuan dan kepercayaan diri bahwa tim ini bisa bersaing dengan tim terbaik di dunia,” ujar Carlo Ancelotti dalam keterangan resmi CBF, Selasa.

Carlo Ancelotti resmi menjadi pelatih Timnas Brasil. [Marca]

Mantan arsitek Real Madrid tersebut sangat memprioritaskan hasil akhir berupa gelar juara daripada pencapaian seremonial belaka. Keberadaan para pemain bintang dunia menjadi modal utama sang pelatih dalam menyusun strategi pemenangan.

“Apakah kami bisa melaju ke final Piala Dunia? Ya, kami bisa berada di final. Tapi saya pikir itu belum cukup, tujuan utamanya adalah berada di final dan memenangkannya,” imbuh mantan pelatih Real Madrid ini.

Langkah konkret pembuktian ambisi tersebut diawali dengan pengumuman resmi daftar 26 pemain pilihan sang nahkoda. Sejumlah pilar utama yang merumput di kompetisi elite Eropa dipastikan tetap memadati komposisi tim.

Pemain Timnas Brasil Danilo (FIFA)

Nama-nama besar seperti Alisson Becker, Ederson Moraes, Marquinhos, Gabriel Magalhaes, Casemiro, Lucas Paqueta, Raphinha, hingga Vinicius Junior kembali mendapat kepercayaan. Kehadiran mereka diharapkan mampu menjaga stabilitas dan mentalitas pemenang di dalam lapangan pertandingan.

Kejutan besar terjadi saat bintang legendaris asal klub Santos, Neymar, kembali dipanggil masuk timnas. Pemain depan berusia 34 tahun tersebut akhirnya kembali mengenakan seragam kebanggaan negaranya setelah absen cukup lama.

Penyerang karismatik itu tercatat terakhir kali memperkuat tim nasional pada tanggal 17 Oktober 2023 silam. Kembalinya sang mega bintang diharapkan menjadi mentor sekaligus pembeda pada momen-momen krusial turnamen.

Baca Juga: Zinedine Zidane, Maestro Prancis yang Tinggalkan Warisan Besar di Piala Dunia

Selain mengandalkan senior, sektor penyerangan Brasil juga akan diperkuat oleh talenta baru yang menjanjikan. Dua bintang muda potensial, Endrick dan Rayan, secara resmi dibawa untuk menjalani debut perdana mereka.

Ujian awal konsistensi taktik rakitan baru ini akan langsung diuji pada babak penyisihan grup. Brasil dipastikan tidak akan menjalani laga mudah karena tergabung bersama negara-negara yang berpotensi menyulitkan.

Lawan-lawan tangguh seperti Maroko, Haiti, dan Skotlandia siap menjadi batu sandungan berat bagi Selecao. Manajemen fokus dan kewaspadaan tinggi sejak laga pertama menjadi kunci utama kelolosan mereka ke fase gugur.

Load More