PSSI sudah menolak permintaan Persebaya Surabaya untuk mengangkat Uston Nawawi sebagai pelatik kepala klub berjuluk Bajul Ijo tersebut. Penolakan itu disampaikan PSSI lewat surat resmi pada 30 Agustus lalu.
Dengan demikian Uston Nawawi dipastikan tidak akan menjadi pelatih Persebaya di laga kontra Madura United pada laga Liga 1 17 September mendatang. Jika Persebaya kukuh menggunakan jasa Uston, maka klub akan dikenai denda Rp 100 juta.
"Dengan ini kami sampaikan bahwa permohonan pengesahan Sdr Uston Nawawi sebagai pelatih kepala klub Persebaya belum dapat disetujui," tegas PSSI dalam surat yang diteken Sekjen PSSI Yunus Nusi itu.
Sebelumnya diwartakan Manager Persebaya Yahya Alkatiri mengatakan pihaknya sudah menyurati PSSI dan PT LIB sebagai operator Liga 1, agar diberi dispensasi sehingga Uston bisa menjadi pelatih kepala Persebaya.
Yahya Alkatiri memang sungguh-sungguh mengangkat Uston Nawawi sebagai pelatih karena kinerja gemilangnya bersama Persebaya, yang belum kalah di lima pertandingan terakhir.
“Kami rencananya akan mempermanenkan status coach Uston sebagai head coach,” ucap Yahya, seperti dilansir dari Berita Jatim, salah satu media jejaring Suara.com.
Status Uston Nawawi sebagai pelatih sementara Persebaya sudah habis di laga melawan Madura United pada 17 September mendatang. Jika Persebaya belum mengumumkan pelatih baru, maka klub terancam denda sebesar Rp 100 juta.
Yahya menerangkan bahwa Uston Nawawi sebenarnya sedang menempuh kursus lisensi AFC Pro. Tetapi karena jadwal dari PSSI yang kurang jelas, lisensi yang harusnya diperoleh pada Juli lalu belum juga keluar hingga kini.
Ia mengatakan dari 6 modul yang harus dipelajari, Uston sudah menyelesaikan 5 di antaranya. Modul terakhir seharusnya diselesaikan pada Juli lalu, tetapi penyelenggaraannya ditunda oleh PSSI.
Baca Juga: Uston Nawawi Jadi Pelatih Persebaya Tunggu Jawaban PSSI, Bajul Ijo Terancam Denda Rp 100 Juta
"Modul 6 itu seharusnya bulan Juli, tapi diundur dan hingga saat ini belum ada kabar," sesal Yahya.
"Bagian lisensi PSSI harus komit. Kalau mereka yang salah kenapa yang jadi korban akhirnya pelatih-pelatih lokal?" tambah dia.
Selama ditangani Uston Nawawi, Persebaya meraih empat kali kemenangan dan satu kali hasil seri. Kini Persebaya naik ke urutan 6 klasemen Liga 1 dengan poin 18 dari 11 pertandingan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
Terkini
-
RUPS 2025 Patra Jasa Catat Kinerja Positif Dorong Pertumbuhan Pendapatan Perusahaan
-
Bus ALS Terbakar Hebat usai Tabrak Truk Tangki di Jalinsum Muratara, Diduga 6 Tewas
-
5 Tas Gym Pria Paling Praktis untuk Bawa Perlengkapan Olahraga
-
5 Rekomendasi Daily Cream Viva Cosmetics, Murah tapi Efektif untuk Rawat Kulit
-
DPRD Minta Pemkot Bogor Gencarkan Sosialisasi PSEL Kayumanis Usai Ditolak Emak-emak
-
Kemendagri Percepat Dokumen Kependudukan Keluarga Korban Kecelakaan KRL
-
Rupiah Konsisten Menguat pada Rabu
-
Selamat dari Neraka Perang, Striker Haiti Ini Siap Tantang Brasil di Piala Dunia 2026
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
50 Bikkhu Akan Berjalan dari Bali ke Borobudur Sambut Waisak