DJ Verny Hasan semakin mantap untuk kembali mengajak Denny Sumargo melakukan tes DNA. Bahkan Verny mengaku sudah menentukan dua rumah sakit di Singapura untuk pelaksanaan tes DNA tersebut.
Meski begitu, melalui kuasa hukumnya Jeffry Simatupang, Verny menekankan bahwa tantangan tes DNA ulang yang diunggahnya tidak secara spesifik ditujukan untuk Densu.
Hal ini memunculkan spekulasi bahwa Verny menjalin hubungan dengan banyak pria bahkan ketika sedang dekat dengan Densu di masa lalu.
Perkara ini pun ternyata sudah pernah dicecar langsung oleh Hotman Paris Hutapea kepada Verny, sebagaimana dilihat di kanal YouTube STARPRO Indonesia.
"Ada berapa cowok? Dalam hal apa dulu ini, Bang?" ujar Verny, seperti dikutip pada Sabtu (9/9/2023).
"Pacar kamu yang sudah berpacaran gaya barat," pancing Hotman lagi.
Namun Verny berkelit saat menjawab lantaran takut bisa dipelintir dan membuatnya berkonflik dengan rumah sakit tempatnya melakukan tes DNA.
"Saya nggak menanyakan siapa ayah anak ini, saya tanya sebelum kamu hamil, ada berapa cowok dalam hidup kamu?" tanya Hotman.
"Di situ kalau ada berhubungan *** cuma dia, iya (cuma satu pria)," ungkap Verny, sebelum kemudian mengaku bahwa dirinya memang didekati oleh banyak pria.
Baca Juga: Tantang Denny Sumargo, Verny Hasan Kasih Bocoran Jadwal Tes DNA di Singapura: Sudah...
"Kalau deket cuma deket kayak chat-chat-an. Kalau yang didekati banyak. (Kalau yang berhubungan intim) enggak ada, enggak ada, satu cowok," sambungnya.
Setelah dikorek lebih jauh oleh Hotman, terungkap lah bila Verny dan Densu sempat menjalin hubungan selama setengah tahun. Namun menurut Verny, Densu tidak mengakui kedekatan tersebut.
"Kan nggak diakui. Enam bulan," ucap Verny.
"Enam bulan kau langsung hamil?" tutur Hotman lagi.
"Iya, enam bulan. Hamilnya pas bulan terakhir, pas lagi dia Natal," balas Verny.
Pengakuan Verny ini membuat warganet beramai-ramai mengkritiknya. Bahkan dari jawaban Verny yang terkesan berbelit-belit membuat warganet semakin yakin Densu tidak bersalah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026