/
Senin, 11 September 2023 | 12:42 WIB
Ganjar Pranowo wudhu tak menggulung lengan baju. Sah atau tidak? Foto: Ilustrasi wudhu. ((Shutterstock))

Bakal calon presiden PDIP, Ganjar Pranowo menjadi sorotan sejak pekan lalu setelah ia menjadi model dalam tayangan adzan salah satu stasiun tv grup MNC. Dalam video itu Ganjar, yang mengenakan baju koko putih lengan panjang, melakukan wudhu tanpa menggulung lengan baju. 

Ini menarik komentar warganet Indonesia yang sudah masyhur hingga mancanegara. Menurut warganet wudhu yang benar harus lebih dulu menggulung lengan baju, agar baju tak basah saat membasuh siku.

“Bingung, yang begini apa sama sekali enggak ada yang ngingetin waktu syuting? ‘Pak, gulung dulu lengan bajunya supaya enggak basah?’,” tulis pemilik akun @BetaEpsilonPhi melalui platform X, Sabtu (9/9/2023).

Lalu apakah salat dengan pakaian basah sah atau tidak?

Seperti dikutip dari NU Online, setidaknya ada lima syarat yang harus dipenuhi sebelum masuk ke dalam shalat. Kelimanya adalah:

1. Sucinya anggota badan baik dari hadats maupun najis

2. Menutup aurat dengan pakaian yang suci

3. Wuquf ditempat yang suci

4. Mengetahui waktu masuknya shalat

Baca Juga: Persib Protes Keras Robi Darwis Cs Bentuk Persib Legend for GP, Dituding Disponsori Ganjar Pranowo

5. Menghadap kiblat

Dengan demikian, demikian NU Online, dapat ditarik kesimpulan bahwa sepanjang syarat-syarat tersebut dipenuhi maka shalatnya dihukumi sah, baik orang yang shalat itu mengunakan baju yang basah kuyup karena kehujanan atau tidak. 

"Jika memungkinan untuk mengganti pakaian maka sebaiknya ganti dengan pakai yang kering-suci sekaligus bersih, namun jika tidak maka shalat dengan pakaian yang basah itu juga sah," tulis NU Online.

Aturan wudhu

Ganjar Pranowo muncul di tayangan azan stasiun TV. Cara wudhu-nya jadi sorotan. (sumber: (Twitter/ShadowJoe2))

Berwudhu hingga ke siku adalah wajib. Tetapi menggulung lengan baju saat wudhu tidak wajib, tetapi hanya kebiasaan saja.

“Wahai orang yang beriman, bila kalian hendak shalat, basuhlah wajah kalian, tangan kalian hingga siku, usaplah kepala kalian, dan (basuhlah) kaki kalian hingga mata kaki.” (Surat Al-Maidah ayat 6).

Bagian-bagian tersebut merupakan rukun wudhu yang harus dibasuh. Dalam kitab Safinatun Najah Safinah Al-Najah bermadzhab Syafii karangan Syaikh Salim bin Samir Al-Hadrami, terdapat enam rukun wudhu yakni sebagai berikut:

Load More