/
Rabu, 13 September 2023 | 19:20 WIB
Kolase Denny Sumargo dan Verny Hasan (Instagram)

Permasalahan tes DNA Verny Hasan dan Denny Sumargo menjadi perhatian publik karena dituding adanya permainan untuk memanipulasi hasil yang dikeluarkan. 

Verny Hasan sendiri telah mengajukan tantangan untuk tes DNA kedua kalinya di Singapura, yang juga diterima oleh Denny Sumargo. 

Menjawab kemungkinan untuk memanipulasi hasil tes DNA, Dokter Richard Lee mengundang dokter forensik dari Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, Ade Firmansyah, untuk membahas isu tersebut.

Dalam diskusi di kanal YouTube Richard Lee, ia menanyakan apakah ada kemungkinan seseorang bisa mempengaruhi hasil tes DNA dengan sogok-menyogok. 

"Misalnya satu orang mau bermain disogok untuk mempermainkan itu (tes DNA) bisa nggak ya?" tanya dokter Richard Lee dikutip Rabu (13/9/2023).

Menjawab hal tersebut, Ade Firmansyah menjelaskan bahwa sogok-menyogok adalah sesuatu yang sangat mungkin terjadi dalam situasi tertentu.

Namun demikian, hal itu kemungkinan kecil terjadi karena pasien tidak dapat bertemu langsung dengan laboran yang bekerja di laboratorium yang melakukan tes DNA. 

Hal ini karena tes DNA dikerjakan oleh para laboran di dalam laboratorium, sementara pasien hanya bertemu dengan dokter yang bersangkutan.

"Petugas laboran tidak memiliki keterkaitan dengan pasien. Dokter nggak bisa masuk sembarangan ke laboratorium," ungkap dokter Firmansyah.

Baca Juga: Unicorn Wars, Film Animasi Nyentrik, tapi Ditonton Cuma Buat yang 13 Tahun ke Atas

Lebih jauh ia menjelaskan, mesin yang digunakan juga telah diakreditasi secara internasional, memastikan bahwa prosesnya terstandar dan tidak dapat dimanipulasi dengan mudah.

Load More