Partai Demokrat sudah mantap angkat kaki dari Koalisi Perubahan setelah Anies Baswedan lebih memilih menggandeng Muhaimin Iskandar sebagai bacawapres alih-alih Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Kini Partai Demokrat tengah bersiap-siap untuk merapat ke koalisi lain, yakni antara bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju yang menjagokan Prabowo Subianto atau PDI Perjuangan yang mengusung Ganjar Pranowo.
Namun menurut Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Yandri Susanto, Partai Demokrat sebaiknya bergabung dengan koalisi Prabowo yang turut melibatkan partainya.
"Karena ditinggal sama Anies, tiba-tiba salah melangkah lagi, waktu sudah mepet, wah itu kasihan Demokrat-nya. Maka saran saya itu ya udah gabung ke Prabowo aja. Prabowo kan pernah punya jasa menyelamatkan Demokrat kan," tutur Yandri, dikutip dari kanal YouTube Total Politik, Sabtu (16/9/2023).
Pengakuan Yandri soal peran Prabowo terhadap Partai Demokrat ini yang kemudian menjadi sorotan utama. Usut punya usut, hal ini berkaitan dengan lika-liku Partai Demokrat mencari kubu di Pemilihan Presiden 2019.
"Dulu pernah bawa map ke Teuku Umar (markas PDI Perjuangan) untuk gabung ke koalisi Jokowi, waktu itu emang ada Golkar, ada PKB, ada NasDem, koalisi gemuk kan, waktu itu Pak Jokowi mau periode kedua," tutur Yandri.
"Tapi nggak direspons sama Ibu Mega, iya, waktu itu PDIP (yang menolak)," sambungnya.
Situasi ini jelas membuat Partai Demokrat panik apalagi karena waktu pendaftaran sudah semakin dekat. "Yang nampung kan Pak Prabowo, yang Pak Hinca (Hinca Panjaitan) datang ke Kartanegara (markas Partai Gerindra), bawa map dukungan ke Prabowo," terang Yandri.
"Coba kalau waktu itu Prabowo nggak terima, sementara (koalisi) sudah cukup kan?" lanjutnya.
Baca Juga: Prabowo Subianto Akhirnya Ungkap Penyebab Kalah 2 Kali dari Jokowi di Pilpres: Seandainya Dulu...
Peristiwa ini semakin membekas lantaran sebelumnya salah satu politikus Partai Demokrat, Andi Arief, sempat menyentil Prabowo dengan sebutan Jenderal Kardus. Dengan kata lain, Prabowo pun berpotensi untuk menolak Partai Demokrat tetapi pada akhirnya menerima juga di koalisinya.
"Betul, setelah Jenderal Kardus. Waktu itu Pak SBY minta Pak Prabowo dan koalisi ini datang ke rumah Pak SBY yang di Mega Kuningan, saya ikut di situ, saya ikut pertemuan di ruangan Pak SBY," jelas Yandri.
"Bayangkan kalau Demokrat nggak mencalonkan capres kan kena hukuman dari UU Pemilu," imbuhnya.
Karena itulah, Yandri menilai ada peran Prabowo dalam menyelamatkan Partai Demokrat dari sanksi pasca niatnya masuk koalisi Jokowi ditolak oleh kubu Megawati Soekarnoputri.
"Ya itulah baiknya Prabowo, ada ketulusan dalam dirinya kalau ada yang perlu ditolong, ditolong. Menurut saya itu pertolongan yang memang sangat dibutuhkan dengan Demokrat. Maka sekarang menurut saya, kalau Demokrat gabung dengan Prabowo udah pas, dan ini pasti menang," tandas Yandri.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
5 Pasal UU Cipta Kerja Ini Digugat ke MK, Dinilai Pinggirkan Hak Perempuan
-
3 Tanda Kamu Punya Feng Shui Kuat Menurut Grace Tahir, Pernah Mengalaminya?
-
Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
-
Siapa Bos Gendut? Gembong Narkoba Kampung Bahari Tertangkap BNN
-
Muhammadiyah Buka Suara Soal Tantangan Hafal Alquran Berhadiah Miras di Festival Musik Ancol
-
Xavi Resmi Jadi Bos Belanda, Eks Barcelona Itu Janjikan Oranje Bakal Kembali Total Football
-
Bolehkah Memakai Serum Vitamin C dan Niacinamide Bersamaan?
-
4 Ide OOTD Contemporary Streetwear ala S.Coups SEVENTEEN, Keren Tanpa Ribet
-
Danantara Bangun Pabrik Magnet Permanen, untuk Komponen EV hingga Senjata Canggih
-
KPA Tangerang Temukan 203 Kasus HIV hingga April 2026, Layanan Deteksi Diperluas