/
Senin, 18 September 2023 | 14:22 WIB
Fadli Zon (Suara.com)

Pernyataan Rocky Gerung yang memaki Presiden Joko Widodo alias Jokowi dengan kata-kata kasar masih lekat di ingatan publik.

Kekinian, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon bahkan ikut mengomentari Rocky Gerung yang berani mengkritik Jokowi menggunakan kata makian seperti bajingan hingga tolol.

Ia menilai jika saat itu Rocky Gerung pasti salah memilih diksi hingga akhirnya pernyataannya berujung menimbulkan perdebatan.

Selain itu, Fadli Zon juga menyinggung sosok Rocky Gerung yang memang suka memancing keributan publik.

"Mungkin kalau kemarin dilihat terjadi kehebohan, ya mungkin diksinya Rocky Gerung kan ya biasa, dia kan memang memancing pikiran-pikiran kita supaya orang shock," ujar Fadli Zon dikutip dari tayangan kanal YouTube METRO TV pada Senin (18/9/2023).

Kendati demikian, Fadli Zon menyebut jika Rocky Gerung merupakan salah satu bagian penting bagi sistem demokrasi Indonesia.

"Rocky Gerung itu menurut saya elemen penting di dalam demokrasi kita. Harus ada yang mengkritik begitu," ujar Fadli Zon.

Seperti diketahui, Rocky Gerung sempat menggegerkan publik usai melontarkan kritik tajam kepada Jokowi soal IKN. Ia bahkan sampai menyebut Jokowi dengan sebutan bajingan dan tolol.

"Tidak ada yang peduli nanti. Tapi ambisi Jokowi adalah mempertahankan legasinya. Dia hanya memikirkan nasibnya sendiri," ujar Rocky Gerung dikutip pada Senin (31/7/2023).

Baca Juga: Bukan soal Materi, Karan Johar Ungkap Isi Kontraknya dengan Shah Rukh Khan

"Dia menawarkan IKN, mondar-mandir ke koalisi, untuk mencari kejelasan nasibnya, dia mikirin nasibnya bukan nasib kita, itu bajingan yang tolol, sekaligus bajingan pengecut," tambahnya.

Load More