- Kebakaran di Kemayoran, Jakarta Pusat, pada 2 Juni 2026 berdampak pada 527 warga RW 04 dan 270 bangunan.
- Pengelola posko Lapangan Jusuf Hamka memprioritaskan distribusi pangan pokok bagi 679 korban terdampak secara adil dan terukur.
- Penyaluran bantuan sandang ditunda hingga jumlah mencukupi untuk seluruh pengungsi guna menghindari gesekan dan ketidakadilan antarwarga.
Suara.com - Kondisi terkini di posko pengungsian korban kebakaran area Jalan Kemayoran Gempol, Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, mulai menunjukkan progres penyaluran logistik.
Namun, pihak pengelola lingkungan menerapkan kebijakan ketat terkait distribusi bantuan guna menghindari potensi gesekan antarwarga.
Hingga Selasa petang (2/6/2026), bantuan yang mengalir dan didistribusikan kepada para penyintas mayoritas masih berupa kebutuhan pangan pokok.
Ketua RW 04, Darmi, mengatakan logistik yang sejauh ini datang untuk korban kebakaran area Jalan Kemayoran Gempol, Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, masih berupa pangan.
Jenis bantuan pangan yang mendominasi meliputi air mineral dan mie instan yang terus berdatangan ke posko utama.
Untuk kebutuhan sandang, ia menegaskan kebutuhan itu belum dibagikan, karena jumlahnya belum mencukupi seperti air mineral dan mie instan.
Keputusan untuk menahan sementara distribusi pakaian atau kebutuhan sandang ini diambil untuk memastikan prinsip keadilan bagi seluruh pengungsi yang berada di tenda-tenda darurat.
"Paling tidak mendekati cukup. Jangan sampai kita bagi cuman tenda ini terbagi sana enggak. Itu kan akan menimbulkan masalah baru," ujarnya dalam wawancara dengan Suara.com di tenda posko logistik Lapangan Jusuf Hamka, Jalan Benyamin Suaeb, Kemayoran, Jakarta Pusat pada Selasa petang (2/6/2026).
Berdasarkan pemetaan wilayah terdampak, warga RW 04 menjadi kelompok yang paling banyak mengalami kerugian materiil.
Baca Juga: Kebakaran Misterius Sleman Meluas ke Luar Rumah, Teror Sudah 81 Kali Dalam 11 Hari
Ia mengatakan warga yang banyak terdampak kebetulan di RW 04. Menurut data BPBD DKI Jakarta, sejauh ini tercatat warga terdampak dari RW 04 sebanyak 527 jiwa dengan jumlah bangunan terdampak sebanyak 270 rumah.
Skala kerusakan yang masif ini membuat manajemen logistik menjadi tantangan tersendiri bagi pengurus lingkungan.
Di lokasi pengungsian yang berpusat di Lapangan Jusuf Hamka, fasilitas dasar mulai terpenuhi secara bertahap. Darmi mengatakan, setiap tenda pengungusi memperoleh 20 matras.
Sejauh ini, dari pengamatan Suara.com terdapat 8 tenda pengungsian dari lembaga dan pemerintah juga didirikan, seperti Dinas Sosial DKI Jakarta, BPBD, Polri, dan PMI. Keberadaan tenda-tenda ini menjadi titik sentral aktivitas warga yang kehilangan tempat tinggal.
Selain kebutuhan pangan harian, bantuan perlengkapan tidur lainnya mulai masuk ke posko pada waktu menjelang malam.
Ketua RW 04 yang rumahnya turut terdampak ini mengatakan, bantuan berupa selimut baru datang pada sore sekitar pkl 17.00 berasal dari Polres Jakarta Pusat.
Berita Terkait
-
Kebakaran Misterius Sleman Meluas ke Luar Rumah, Teror Sudah 81 Kali Dalam 11 Hari
-
Yang tersisa Usai Kebakaran Hebat di Kemayoran Gempol
-
Luka Kembali Membara: Kisah Nileh 4 Kali Hadapi Kebakaran Rumah di Kemayoran Gempol
-
Kebakaran Kemayoran Hanguskan 304 Bangunan, Rano Karno: Listrik Harus Dijaga!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
Terpopuler
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Percakapan Lengkap Donald Trump saat Marahi Netanyahu: Apa yang Kau Lakukan, Bodoh!
-
Dana Umrah Hanania Group Diduga Buat Bayar Influencer, Polisi akan Periksa Keanu hingga Awkarin
-
Modus Beli Nasi Padang, Komplotan Maling Gondol Motor Pegawai Warung di Cilincing
-
Korban Meninggal Ledakan Bom Biak Jadi 6 Orang, Sempat Luka Ringan Sebelum Tiada
-
Harga Nyawa Rp139 Juta, Mantan Istri Otaki Pembunuhan Berencana Pengusaha Korea di Tambun Bekasi
-
Bantah Terima Suap Haji, Kubu Yaqut Sebut KPK Tak Tanya Soal Aliran Dana
-
Kebakaran Misterius Sleman Meluas ke Luar Rumah, Teror Sudah 81 Kali Dalam 11 Hari
-
Motif Skandal Riset Palsu di Denmark Hanya untuk Dapatkan Fasilitas Jalan-jalan
-
Mendiktisaintek Persilakan Kampus Kelola Dapur MBG, Bisa Jadi Laboratorium Praktik Mahasiswa
-
Cemburu Buta Berujung Bacok Pegawai Restoran di Tomang, Dua Pelaku Ditangkap