Di Jerman, para pemain pemain kita yang akan bertarung di Piala Dunia U-17 berlatih di salah satu klub legendaris Jerman ini.
Menghadapi kejuaraan Piala Dunia U-17 2023 di Tanah Air, Timnas Indonesia telah berangkat Training Centre (TC) ke Jerman di bawah bimbingan Coach Bima Sakti serta konsultan pelatih Frank Wormuth.
Dikutip dari kantor berita Antara, selama berada di Negeri Panzer, Timnas U-17 bakal turun di enam pertandingan uji coba melawan berbagai tim usia muda di Bundesliga untuk mematangkan persiapan di Piala Dunia U-17.
Salah satu hal menarik dalam TC adalah tempat berlatih Timnas U-17. Latihan ringan hari pertama mereka bertempat di markas Borussia Muenchengladbach.
Klub ini adalah salah satu anggota Bundesliga yang memiliki masa kejayaan dekade 1970-an, memenangkan lima gelar Bundesliga (1970, 1971, 1975, 1976, 1977), tiga kali Piala Jerman (1960, 1973, 1995), dan dua gelar Piala UEFA (1975, 1979). Sayangnya prestasi kemudian surut sampai pernah masuk divisi dua liga Jerman.
Timnas U-17 akan berada di Jerman sampai 23 Oktober, mengikuti program TC hasil kolaborasi Liga Sepak Bola Jerman (DFL) dan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) yang dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU) pada Juni 2023.
Setelah tiba di Jerman, Timnas U-17 atau tim Garuda Muda juga mendatangi stadion Borussia Muenchengladbach, yaitu Borussia Park yang berkapasitas sampai 54K penonton.
Menurut Coach Bima Sakti, ini adalah kesempatan langka dan akan menjadi pengalaman penting bagi para anggota Garuda Muda.
Tim Borussia Muenchengladbach sendiri saat ini memiliki total 48 pemain. Kapten kesebelasan adalah Jonas Omlin (Swiss) di posisi goal keeper atau penjaga gawang, dan Julian Weigl (Jerman) di posisi gelandang atau pemain tengah (midfielder).
Beberapa pemain Borussia Muenchengladbach yang kondang saat ini antara lain Patrick Herrmann, Florian Neuhaus, Alassane Plea, dan Christoph Kramer yang dipinjam dari tim Bayer Leverkusen.
Sejak 2019, tim ini dimanajeri Marco Rose. Beberapa manajer kondangnya antara lain Udo Lattek (1975-1979), Juergen Gelsdorf (1991-1992), Norbert Meier (1997-1998), serta Lucien Favre (2011-2015) yang kini menjadi manajer Ligue 1 Nice, Prancis.
Tag
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Menang 2-0 Atas Kirgistan, Indra Sjafri Sebut Pemain Tidak Jalani TC dan Ketemuan Langsung di Tiongkok
-
Cocok Menyantap Bigul, Coach Shin Tae-yong Disarankan Coba Ayam Geprek Level 10
-
Timnas Indonesia U-24 di Asian Games 2022 Tanpa Ramadhan Sananta, Simak Prediksi Pertandingan Petang Ini Lawan Kirgistan
-
3 Negara Ini Termasuk dari Eropa Bakal Anjlok dari Ranking FIFA Bila Timnas Indonesia Menang Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia
-
Tanding Lawan Argentina Sangat Berharga Bagi Timnas Indonesia, Ini Pesan Shin Tae-yong kepada Erick Thohir Sebelum ke Asian Games 2022
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- Terpopuler: 7 HP Layar Super Amoled, Samsung Galaxy A07 5G Rilis di Indonesia
Pilihan
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
Terkini
-
Geger Data Militer Israel, 1 Tentara IDF Disebut Berstatus WNI di Tengah 50 Ribu Personel Asing
-
4 Film Kuasai Box Office Indonesia Pekan Ini, Era Horor Berakhir?
-
Menerka Strategi Jose Mourinho Jelang Benfica vs Real Madrid: Bakal Pragmatis atau Menyerang Total?
-
Harga Cabai Masih 'Pedas', Bapanas Siapkan Intervensi
-
6 Acara Ramadan 2026 di YouTube, Siap Temani Waktu Sahur dan Berbuka Puasa
-
Pandu Negeri Soroti Kesejahteraan Guru dari Rumah Masa Kecil Ki Hadjar Dewantara
-
Siapa Aipda Dianita Agustina? Polwan yang Terseret Skandal Koper Narkoba AKBP Didik Putra Kuncoro
-
BRI Akselerasi Pembangunan Desa Lewat Program Desa BRILiaN 2026
-
Kemendag Keluarkan Harga Patokan Eskpor Komoditas Tambang, Ini Daftarnya
-
Desa BRILiaN 2026 Dibuka, BRI Targetkan Penguatan Ekonomi Lokal Berkelanjutan