- Aipda Dianita Agustina terseret kasus narkotika AKBP Didik setelah koper berisi narkoba ditemukan di kediamannya di Karawaci.
- Koper titipan tersebut berisi sabu, ekstasi, Aprazolam, Happy Five, dan Ketamin, ditemukan dari pengembangan kasus Didik.
- Dianita berstatus saksi, sementara AKBP Didik ditetapkan tersangka dan dijerat pasal berlapis terkait tindak pidana narkotika.
Suara.com - Nama Aipda Dianita Agustina mencuat di tengah skandal dugaan penyalahgunaan narkotika yang menjerat mantan Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro.
Polwan yang berdinas di Polres Metro Tangerang Selatan ini terseret setelah tim penyidik menemukan barang bukti krusial di kediamannya.
Berdasarkan hasil penyelidikan kepolisian, Aipda Dianita diduga menjadi orang yang dititipi sebuah koper berwarna putih oleh AKBP Didik, yang setelah diperiksa ternyata berisi berbagai jenis narkotika dan psikotropika.
Keterlibatan Aipda Dianita Agustina terungkap setelah Satresnarkoba Polres Tangerang Selatan mengamankan koper tersebut di rumahnya yang berlokasi di kawasan Karawaci, Tangerang.
Penemuan ini merupakan hasil pengembangan dari pemeriksaan intensif terhadap AKBP Didik oleh Biro Paminal Divisi Propam Polri dan Ditresnarkoba Polda NTB.
Hubungan antara Aipda Dianita dan AKBP Didik diketahui merupakan hubungan profesional antara atasan dan bawahan di masa lalu.
Kasubdit III Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, Kombes Zulkarnain Harahap, memberikan penjelasan mengenai latar belakang hubungan keduanya.
Diketahui bahwa sebelum bertugas di Polres Metro Tangerang Selatan, Aipda Dianita pernah berada di bawah komando AKBP Didik saat masih bertugas di jajaran Polda Metro Jaya.
Kedekatan sebagai mantan anak buah inilah yang diduga menjadi alasan AKBP Didik memercayakan koper tersebut kepada Dianita.
Baca Juga: Ironi AKBP Didik Putra Kuncoro: 6 Fakta Kelam Eks Kapolres Bima, Simpan Sekoper Narkoba
“Dulu anak buah DP pada saat berdinas di Polda Metro Jaya,” kata Zulkarnain kepada wartawan, Jumat (13/2/2026).
Koper putih tersebut dilaporkan berada di rumah Aipda Dianita atas permintaan langsung dari AKBP Didik.
Penitipan barang bukti tersebut dilakukan sejak AKBP Didik mulai menjalani pemeriksaan oleh Propam dan Ditresnarkoba Polda NTB terkait dugaan pelanggaran profesi dan keterlibatan dalam jaringan narkoba.
Saat ini, koper tersebut telah menjadi barang bukti utama dalam penyidikan yang ditarik ke Mabes Polri.
Isi di dalam koper yang disimpan di kediaman Aipda Dianita tersebut cukup beragam dan dalam jumlah yang signifikan.
Berdasarkan data pemeriksaan dari Satresnarkoba Polres Tangerang Selatan, rincian barang haram tersebut meliputi narkotika jenis sabu seberat 16,3 gram serta 49 butir ekstasi ditambah 2 butir sisa pakai dengan berat total 23,5 gram
Berita Terkait
-
Ironi AKBP Didik Putra Kuncoro: 6 Fakta Kelam Eks Kapolres Bima, Simpan Sekoper Narkoba
-
Hasil Uji Rambut Positif, Eks Kapolres Bima AKBP Didik Simpan Sabu dan Ekstasi di Rumah
-
Kapolres Bima Terjerat Narkoba, Ketua Komisi III DPR Dukung Penuh Polri: Tunjukkan Ketegasan!
-
Kasus Narkoba Eks Kapolres Bima, DPR Minta Polri Beri Sanksi Berat Tanpa Kompromi
-
Dari Koper Putih ke Tes Rambut Positif, Jerat Narkoba Eks Kapolres Bima Kian Terang!
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi
-
KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok
-
Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng
-
Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen
-
Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi
-
Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat
-
833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar
-
Prabowo Bakal Resmikan B50 Pekan Depan
-
PDIP: Prabowo Tahu Hukum Masih Dipakai untuk Kepentingan Politik, Rakyat Tunggu Perubahan
-
Presiden Belarus Tawarkan Alih Teknologi Otomotif hingga Alat Berat untuk Indonesia