Isu koalisi dua poros di pilpres 2024 kencang berembus belakangan ini. Isu tersebut mendorong penggabungan Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo sebagai capres dan cawapres.
Soal koalisi yang berubah menjadi dua poros bahkan disebut masih memungkinkan oleh para elit partai. Hal ini juga dinyatakan oleh Ketua Bapilu Partai Golkar, Nusron Wahid.
Diketahui bahwa Golkar bergabung ke koalisi Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang mengusung Prabowo sebagai capres mereka.
Soal dua poros, Nusron menyebutkan bahwa masih ada peluang menyatunya Prabowo dan Ganjar. Keputusan itu menurut Nusron tergantung oleh tiga orang.
"Kalau peluang ada, kan semua tergantung sama tiga orang, semua tergantung sama Bu Mega, Pak Jokowi, sama Pak Prabowo sendiri" ujar Nusron seperti dikutip dari kanal YouTube SindoNews.
"Jadi kita mau otak-atik apa pun ya kunci permainan politik pada pemilu kali ini ya pada tiga orang itu," imbuhnya.
Lebih lanjut Nusron menyebutkan bahwa ketiga tiga orang tersebut sudah berkeputusan, maka tak ada yang bisa membantah.
"Kalau hari ini tiba-tiba Bu Mega makan siang atau makan malam atau sore ngopi dengan Pak Jokowi dan Pak Prabowo diajak, kemudian bilang yuk kita menyatu ya jadi itu," kata Nusron.
"Enggak ada yang bisa membantah kalau udah perintah ibu kalau udah perintah jokowi kepada beberapa anggota Koalisi Indonesia Maju, karena hampir semua ketua umum menterinya Pak jokowi, pak capres kalau ibunya perintah enggak bisa bantah juga, ini semua tergantung sama Bu Mega, Pak Jokowi dan Pak Prabowo sendiri," tandasnya.
Baca Juga: Jadi Trending Topik, Pratama Arhan Disebut Siap Gabung di Suwon FC
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Waktunya Beli, Harga Emas Antam Dua Hari Nggak Berubah Masih Rp2.665.000/Gram
-
ASDP Operasikan 29 Kapal untuk Jaga Kelancaran Logistik Ketapang-Gilimanuk
-
Ditempa Sang Waktu: Berapapun Seringnya, Patah Hati itu Tetap Sakit!
-
Emiten Konstruksi PPRE Catatkan Pendapatan Rp3,9 Triliun Sepanjang 2025
-
3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
-
Belajar ke Inggris, Menteri LH Bidik Sampah Jadi Komoditas Bernilai Ekonomi
-
SIG Bina 580 UMKM, Transaksi Tembus Rp6,9 Miliar dan Serap 2.100 Pekerja
-
Terjebak Siasat Licik Chat WhatsApp: Jerit Pilu Siswi Pesisir Barat di Balik Dinding Kos
-
Raup Laba Bersih Rp66,59 Miliar, KB Bank Rombak Direksi