Pilpres 2024 menandai keempat kalinya Prabowo Subianto menjajal peruntungan memperebutkan kursi RI 1 maupun RI 2.
Awal mulanya adalah ketika Prabowo digandeng menjadi cawapres Megawati Soekarnoputri pada tahun 2009 tetapi akhirnya kalah oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Boediono.
Namun ternyata Prabowo sejak awal sudah berniat untuk menjadi seorang capres. Hal ini diungkap oleh pengamat politik Muhammad Qodari di kanal YouTube Total Politik.
Bahkan bukan hanya berniat menjadi capres, Prabowo kala itu sudah mempersiapkan langkah-langkah meraih kemenangan dengan menggandeng Puan Maharani sebagai cawapresnya.
"Saya ingat dengan Mbak Puan tahun 2009 itu oleh Pak Prabowo diminta menjadi calon wakil presiden," ungkap Qodari, dikutip pada Selasa (26/9/2023).
Menurutnya saat itu Prabowo memang berniat menjadi RI 1 setelah mendirikan Partai Gerindra. Namun perolehan suara Partai Gerindra saat itu masih kecil sehingga harus bergabung dengan beberapa partai, seperti PAN dan PPP.
"Waktu itu Pak Prabowo juga berusaha menawarkan proposal agar beliau maju calon presiden dengan wakilnya adalah Puan Maharani, kan cukup nanti," kata Qodari.
"Tetapi kabarnya juga, ini saya nggak sempat nanya langsung sama Ibu Mega, tapi nggak dikasih oleh Ibu Mega. Ya mungkin Ibu Mega mau Mbak Puan berproses dulu ya," sambungnya.
Qodari lantas menyoroti karier politik Puan yang sudah malang-melintang di Indonesia. Misalnya saja dengan menjadi menteri Presiden Joko Widodo di periode 2014-2019, lalu menjadi Ketua DPR RI periode 2019-2024, serta dengan jabatan-jabatan strategis di DPP PDI Perjuangan.
Baca Juga: 'Dipaksa' PBB Jadi Cawapres Prabowo, Wajah Bete Gibran Jadi Sorotan: Kasihan Mas Wali
"Mungkin secara elektabilitas itu dia tidak mencapai angka yang membuatnya (bisa) maju presiden atau wakil presiden, tetapi kalau secara kualitatif, secara pengalaman, saya rasa tidak ada yang meragukan atau menolak Mbak Puan," jelas Qodari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati