/
Selasa, 26 September 2023 | 15:27 WIB
Megawati Soekarnoputri, Puan Maharani dan Prabowo Subianto (Ist)

Pilpres 2024 menandai keempat kalinya Prabowo Subianto menjajal peruntungan memperebutkan kursi RI 1 maupun RI 2.

Awal mulanya adalah ketika Prabowo digandeng menjadi cawapres Megawati Soekarnoputri pada tahun 2009 tetapi akhirnya kalah oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Boediono.

Namun ternyata Prabowo sejak awal sudah berniat untuk menjadi seorang capres. Hal ini diungkap oleh pengamat politik Muhammad Qodari di kanal YouTube Total Politik.

Bahkan bukan hanya berniat menjadi capres, Prabowo kala itu sudah mempersiapkan langkah-langkah meraih kemenangan dengan menggandeng Puan Maharani sebagai cawapresnya.

"Saya ingat dengan Mbak Puan tahun 2009 itu oleh Pak Prabowo diminta menjadi calon wakil presiden," ungkap Qodari, dikutip pada Selasa (26/9/2023).

Menurutnya saat itu Prabowo memang berniat menjadi RI 1 setelah mendirikan Partai Gerindra. Namun perolehan suara Partai Gerindra saat itu masih kecil sehingga harus bergabung dengan beberapa partai, seperti PAN dan PPP.

"Waktu itu Pak Prabowo juga berusaha menawarkan proposal agar beliau maju calon presiden dengan wakilnya adalah Puan Maharani, kan cukup nanti," kata Qodari.

"Tetapi kabarnya juga, ini saya nggak sempat nanya langsung sama Ibu Mega, tapi nggak dikasih oleh Ibu Mega. Ya mungkin Ibu Mega mau Mbak Puan berproses dulu ya," sambungnya.

Qodari lantas menyoroti karier politik Puan yang sudah malang-melintang di Indonesia. Misalnya saja dengan menjadi menteri Presiden Joko Widodo di periode 2014-2019, lalu menjadi Ketua DPR RI periode 2019-2024, serta dengan jabatan-jabatan strategis di DPP PDI Perjuangan.

Baca Juga: 'Dipaksa' PBB Jadi Cawapres Prabowo, Wajah Bete Gibran Jadi Sorotan: Kasihan Mas Wali

"Mungkin secara elektabilitas itu dia tidak mencapai angka yang membuatnya (bisa) maju presiden atau wakil presiden, tetapi kalau secara kualitatif, secara pengalaman, saya rasa tidak ada yang meragukan atau menolak Mbak Puan," jelas Qodari.

Load More