Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang tak lain merupakan putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah didapu sebagai ketua umum (ketum) Partai Demokrat secara aklamasi sejak 2023 lalu.
AHY dinyatakan memenuhi persyaratan menjadi ketua umum dalam Kongres V Partai Demokrat 2020 di JCC Senayan, Jakarta, Minggu (14/3/2020).
Soal naiknya AHY, mantan politikus Partai Demokrat, Jhoni Allen Marbun buka-bukaan soal kejadian yang seberanarnya saat pemilihan AHY dilakukan. Jhoni menyebutkan bahwa pemilihan AHY tampaknya ada manipulasi dari SBY yang kala itu jadi ketum.
"Di tahun 2020 dimanipulasi lagi. Rekayasa di JCC Senayan, dilakukan kongres tapi isinya bukan kongres, semua peserta di suruh keluar kecuali pemilih suara," kenang Jhoni.
"Begitu selesai langsung AHY AHY ketua umum, jadi ketua umum," tandasnya.
Tak hanya itu, SBY bahkan disebut mengubah AD/ART partai di luar kongres.
"Lebih parah lagi dimanipulasi AD/ART disahkan di luar kongres, salah satu pasal 19, 15, 17, 23, SBY pada saat itu ketum otomatis menjadi ketua majelis tinggi yang kewenangannya bahwa menetapkan AD/ART yang akan disahkan," ungkap Jhoni.
"Yang kedua menyetujui calon ketua umum, itu kan udah melanggar UU Partai politik melanggar demokrasi, itu kan hak anggota," tandasnya.
Baca Juga: Sebelum Renovasi Kamar Tidur, Perhatikan 3 Hal Berikut
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA