Anies Baswedan menyentil soal mahalnya ongkos politik ketika menjadi salah satu narasumber di Youth Summit IDEAFEST 2023. Karena itulah Anies menegaskan lagi pentingnya menertibkan pendanaan kegiatan politik demi meminimalisir praktik politik uang dan korupsi di masa depan.
“Indonesia bukan satu-satunya negara yang mengalami demokratisasi. Negara-negara lain demokrasi lain sudah melakukan party financing, ini ada teorinya, ada praktiknya, tinggal Indonesia mau melakukan ini atau tidak,” ujar Anies, dikutip dari kanal YouTube Volix Media, Sabtu (30/9/2023).
Karena itulah Anies menyayangkan ada pemikiran politikus yang sudah menduduki jabatan publik tertentu harus balik modal alias mencari cuan sebanyak-banyaknya demi menutupi ongkos politik yang mahal.
“Tidak setuju dengan pandangan bahwa harus ngebalikin modal, (tapi) bahwa itu harus dibiayai, iya,” tutur Anies.
Namun yang menjadi sorotan, Anies setelah itu menyindir lagi masalah utangnya di Pilkada DKI Jakarta yang sempat heboh beberapa waktu lalu. Disebutkan bahwa utang tersebut diberikan oleh Sandiaga Uno dan bernilai sebesar Rp50 miliar.
Baca Juga: Kini Ditolak Dian Sastro, Timses Anies-Cak Imin Juga Incar Najwa Shihab sampai Khofifah
Awalnya Anies menyebut bahwa modal-modal tersebut sebaiknya dianggap sebagai investasi untuk memperbaiki kondisi suatu wilayah yang dimenangkan di sebuah pemilu ketimbang dianggap sebagai utang.
“Bahkan ketika dulu saya maju di Pilkada Jakarta, ada yang memberikan saya utang. Saya minta utang ini boleh saya berutang untuk biaya (ongkos politik)? Tapi kalau saya menang, maka utangnya dianggap lunas, kalau saya kalah, maka saya akan bayar utang ini,” jelas Anies.
“Mengapa begitu? Karena kalau saya kalah, saya akan bekerja di luar pemerintahan. Kalau di luar pemerintahan, saya boleh mencari uang untuk menutup utang saya. Tapi kalau saya menang, saya tidak mau berada di pemerintahan dan harus membayar utang untuk biaya politik itu,” lanjutnya.
Anies sendiri kemudian terdengar berseloroh sedikit di akhir penjelasannya. “Sebetulnya saya tuh dulu nggak mau menceritakan ini. Tapi karena ada dokumen yang kebuka aja itu, jadi saya terpaksa ceritain,” kata Anies.
Sementara itu, Anies juga sudah pernah mengklarifikasi perihal utang yang viral tersebut. Menurutnya uang itu bukan dari Sandiaga tetapi memang dijaminkan atas nama sang mantan Wagub DKI Jakarta.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Evaluasi MBG, Luhut Soroti Pelaksanaan Serentak
-
Harry Kane Ungkap Masalah Utama Inggris Usai Ditahan Ghana di Piala Dunia 2026
-
Jelang 500 Tahun Jakarta, DPRD Minta Aspirasi Warga Jadi Prioritas Pembangunan
-
Hutan yang Menelan Rahasia dalam Buku Dosa di Hutan Terlarang
-
Bawa Puluhan Bukti! Koalisi Gugat Perjanjian Dagang RI-AS yang Dinilai Tabrak Konstitusi
-
Hotman Paris Pakai Tongkat ke Singapura, Bawa Amanah Rp500 Juta dari Bos Mayapada untuk Yuvita
-
Purbaya Respons Isu Tarik Dana SAL Milik Pemerintah dari Perbankan
-
Makna Lagu Bon Jovi 'Livin' on a Prayer' Menggema usai Brasil vs Haiti
-
Pemerintah Siapkan Rp815 Miliar untuk Program Kompor Listrik, Upayakan Tidak Impor
-
Gondol Rp322 Juta Lewat Pinjaman Fiktif, Eks Kolektor Koperasi di Pringsewu Tertangkap Jadi Satpam