Bacapres 2024 dari PDI Perjuangan Ganjar Pranowo telah membentuk koalisi dengan PPP, Partai Perindo, dan Partai Hanura. Namun dibocorkan oleh Ketua Majelis Pertimbangan PPP Muhammad Romahurmuziy, Ganjar ternyata pernah mengincar untuk membentuk koalisi dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Sebagai informasi, PKS konsisten berada di pihak oposisi setelah Presiden Joko Widodo memenangkan Pilpres sejak tahun 2014. Kini PKS sendiri telah memutuskan untuk berada di Koalisi Perubahan yang mengusung Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar.
Dilihat di kanal YouTube Akbar Faizal Uncensored, Romy mengaku PPP sudah melakukan penjajakan terhadap Ganjar sejak akhir tahun 2022. Kala itu posisinya Ganjar belum dideklarasikan menjadi bacapres oleh PDIP.
“Pak Ganjar, Pak Mardiono (Ketua Umum PPP), dan Pak Ganjar, kami bertiga berdiskusi. Saat itu masih ada KIB dan belum lama didirikan, yang membahas kemungkinan bila Mas Ganjar tidak dicalonkan dari partainya, apakah mungkin dari KIB,” terang Romy, dikutip pada Senin (2/10/2023).
Menurut Romy, saat itu mereka juga sempat membahas capres ideal menurut Ganjar. Eks Gubernur Jawa Tengah itu lantas menyebutkan tiga kriteria sesuai rekomendasi Litbang Kompas.
“Satu, kriteria kontinuasi. Apapun orang tidak suka dengan Pak Jokowi, tetap saja hasil dan legacy-nya ini ada yang bagus untuk diteruskan,” jelas Romy menirukan apa yang disampaikan Ganjar saat itu.
Kriteria kedua adalah komplementasi, yakni mencari capres yang bisa melengkapi kekurangan pemerintahan Jokowi terlepas dari sebaik apapun kinerjanya selama nyaris 10 tahun belakangan.
“Ketiga, rekonsiliasi. Bagi Mas Ganjar wujudnya dua, secara institusi dan personifikasi. Institusinya, idealnya ada partainya kadrun yang usung saya. Waktu itu (Ganjar) ngomong, ‘Dalam bayangan saya PKS’. Yang kedua ada personifikasi kadrun yang bersama saya, idealnya Pak Prabowo, tetapi Pak Prabowo kan sudah menjadi cebong karena sudah bergabung dengan Pak Jokowi duluan,” ucap Romy.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Kurangi Limbah Deterjen, Binatu di Tangsel Gunakan Ekoenzim Buatan Sendiri
-
Petualangan Lima Sekawan yang Ikonik di Buku Enid Blyton
-
Tangis Penyesalan Noel di Sidang Korupsi K3: Saya Seharusnya Lebih Hati-hati
-
Industri Keramik Mulai Bangkit, Utilisasi Industri Naik ke 75 Persen Tahun Ini
-
Prabowo Siapkan Pelatihan Industri Semikonduktor untuk 15 Ribu Anak Muda
-
PLTS Berkapasitas 71,9 MW Resmi Dibangun, Terbesar di Sektor Semen RI
-
Harga Sawit Anjlok Usai Skema Ekspor Lewat Pintu PT SDI
-
Perempuan Menjaga Pangan dan Alam, Mengapa Justru Paling Rentan terhadap Krisis Iklim?
-
Lewat Lensa Kamera, APC Angkat Cerita Kaum Marginal dalam Pameran Fotografi
-
Baru Terungkap! Dilan Janiyar Curhat Didukunin Asisten Pribadi Lewat Ritual Kelapa Hijau