Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) Erick Thohir menjawab tentang kritikan masyarakat yang diberikan kepada para pelatih Timnas Indonesia, mulai dari Shin Tae yong, Indra Sjafri hingga Bima Sakti.
Erick, yang juga Menteri BUMN, enggan memusingkan kritikan yang diberikan kepada para pelatih Timnas. Ia yakin kritik adalah bentuk perhatian dan cinta pada sepak bola Indonesia. Asal saja tidak menyerang pribadi dan keluarga para pelatih.
"Kalau di Indonesia kan selalu coach Shin Tae-yong pun diragukan, coach Indra Sjafri diragukan, coach Bima diragukan. Ya itu bagian daripada kecintaan masyarakat sepak bola kepada sepak bolanya," kata Erick dalam jumpa pers acara pengumuman hak siar Piala Dunia U-17 di EMTEK, Jakarta, Selasa (3/10/2023).
Masyarakat Indonesia sempat meragukan kapasitas Bima Sakti menukangi tim di Piala Dunia U-17 nanti lantaran sempat gagal meloloskan timnas Indonesia ke putaran final Piala Asia U-17 2023 di Thailand.
Saat itu, kekalahan 1-5 dari Malaysia membuat Sulthan Zaky dan kawan-kawan tidak lolos ke putaran final karena gagal menjadi satu dari enam runner-up terbaik dari Grup B pada babak kualifikasi yang dimainkan Oktober 2022 silam.
"Nah individu atau figur yang ada di sepak bolanya harus siap menahan tekanan itu, dan memberikan hasil. Ini yang kita mau kita sama-sama membangun," kata Erick.
Erick juga menganggap kritikan yang diberikan masyarakat Indonesia kepada para pelatih memiliki nilai positif yaitu sebagai perwujudan dari demokrasi. Namun, ia menghimbau kritikan itu disampaikan secara baik dan bijak, serta tidak sampai melukai anggota keluarga pihak terkait.
"Ada sisi negatif saya rasa itu bagian dari demokrasi. Tapi yang penting kalau ada yang meragukan jangan sampai keluar kata-kata kasar. Apalagi sampai menyerang keluarga," ucap Erick.
"Nah itu kasihlah kesempatan para pelatih ini jadi manusia seutuhnya. Dan kita sebagai PSSI mendorong para pelatih ini untuk lebih baik," tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Erick juga menegaskan target yang diberikan pihaknya untuk timnas U-17 di Piala Dunia U-17, mencapai babak 16 besar, dapat diraih jika setiap pemain mempunyai tekad yang kuat untuk mewujudkan target tersebut.
"Kita itu juara SEA Games (2023 Kamboja) karena para pemainnya ingin memberikan yang terbaik. Kemarin kita ranking dua di AFF (U-23 2023) karena di menit-menit terakhir final (melawan Vietnam) pun masih bermain maksimal," tegas Erick. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
Emas Antam Merosot awal Pekan Ini, Harganya Tembus Rp 2.819.000/Gram
-
Pasar Emas Sedang Konsolidasi? Simak Update Harga Antam dan UBS Hari Ini
-
Antara Idealisme dan Realita: Susahnya Hidup Less Waste di Era Serba Cepat
-
Bukan APBD, Ternyata Ini Sosok di Balik Fasilitas Helikopter Gubernur Sulsel
-
Keponakan Prabowo Sebut Ekonomi Global Masuk Zona Bahaya
-
Yosika Ayumi Berumur Berapa? Sah Nikahi Aksa Uyun Anak Soimah
-
Update Harga HP Entry-Level Vivo Mei 2026, Spek Oke Mulai Rp1 Jutaan
-
PLN Hadirkan SPKLU Ultra Fast Charging Pertama di Kawasan Wisata Aloha PIK 2
-
Kia Sonet Hadir dengan Harga Baru: Honda HR-V, WR-V hingga Toyota Raize Kena Hantam Telak
-
Andi Sudirman: Pertumbuhan Ekonomi Sulsel 6,88 Persen Hasil Kerja Bersama