Mau kritik, usahakan konstruktif. Ini pandangan Coach Justin soal pengkritik STY.
Seperti mata uang dua sisi, Coach Shin Tae-yong sebagai sosok pelatih Timnas Indonesia dipuji sekaligus dikritik. Pujian dialamatkan karena pelatih asal Korea Selatan itu mampu membawa para pemain kita meraih posisi terhormat dalam persepakbolaan kelas dunia. Sementara kritikan melayang karena dirasakan kepelatihannya belum tuntas. Seperti masih menggapai gelar juara dan seterusnya.
Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir sampai menyampaikan kritikan bagi para pelatih sepak bola jangan sampai dialamatkan kepada keluarga para coach. Mulai Bima Sakti, Indra Sjafri, sampai Shin Tae-yong.
Kritik paling positif tentu saja bernilai konstruktif. Namun yang negatif sebaiknya dienyahkan karena kontra-produktif dan tidak memberikan solusi.
Dikutip dari Yoursay Suara.com, beberapa saat lalu Coach Justin alias Justinus Laksana angkat bicara soal Shin Tae-yong dikritik Bung Towel.
Bung Towel alias Tommy Welly meminta STY atau Shin Tae-yong segera undur diri karena pelatih ini tidak mampu membawa Indonesia menjuarai Piala AFF. Ditambahkannya, tolok ukur sebuah prestasi adalah perolehan piala.
Dan ia tidak melihat ada trofi bertengger di samping Coach Shin. Padahal piala AFF sangat penting bagi masyarakat Indonesia.
Coach Justin mempertanyakan: masyarakat manakah yang merasa trofi AFF itu penting?
"Kalau ada orang yang mengatakan bahwa piala AFF itu penting bagi masyarakat, maka tunjukkan pada saya masyarakat yang mana," ujar Coach Justin dikutip dari kanal YouTube atas nama akun @sportnews.
Menurutnya, semua orang mengetahui ketidakberhasilan Timnas Indonesia menjadi juara Piala AFF 2023 karena dicurangi wasit.
Keputusan wasit yang merugikan Timnas Indonesia sudah terlihat sejak di laga awal penyisihan grup. Yaitu saat kita menghadapi Malaysia dalam pertandingan pembuka.
Saat itu Timnas Indonesia harus kalah dengan skor akhir 0-1 karena Malaysia mendapatkan hadiah tendangan penalti, padahal pemainnya, Fergus Tierney terjatuh karena diving. Pembelaan wasit adalah Kadek Arel dari Timnas Indonesia yang melanggar pemain Negeri Jiran itu.
Kemudian wasit sama juga mengganjar Shin Tae-yong dengan kartu kuning karena protes.
Walaupun dicurangi oleh wasit, untungnya Timmas Indonesia masih bisa lolos lewat ke babak selanjutnya melalui jalur runner-up terbaik.
Sayangnya di babak final, wasit sama membuat keputusan yang banyak merugikan Timnas Indonesia. Ia memberikan hadiah penalti kepada Vietnam, karena menganggap Alfeandra Dewangga melanggar Nguyen Minh Quang.
Silakan melihat tayangan ulang, tampak jelas kontak yang terjadi antara keduanya sangat minim. Sehingga tidak layak diganjar hukuman penalti.
Hal berbeda dirasakan Timnas Indonesia saat dilanggar dan sama sekali tidak dihiraukan si wasit. Yaitu Nguyen Hong Phuc menghajar kepala Haykal Al Hafiz sangat keras.
Wasit tidak memberikan hukuman apapun kepada sang pemain, alih-alih kartu merah, kartu kuning saja tidak.
Kemudian kekalahan Timnas Indonesia berikutnya disebabkan formasi tidak lengkap. Termasuk absennya Marselino Ferdinan, Elkan Baggott, Ivar Jenner dan Rafael Struick.
Maka bisa lolos sampai ke final dengan skuad pas-pasan saja sebenarnya sebuah dianggap sebagai sebuah pencapaian yang sangat baik.
Berita Terkait
-
Main Lawan Brunei di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Shin Tae-yong Panggil Para Pemain Abroad Kecuali yang Perkuat Jong FC Utrecht
-
Coach Shin Tae-yong Ditunggu Kembali dari Korea, Hadapi Kemungkinan TC Timnas Indonesia Tidak Bisa Digelar Palembang?
-
Coach Shin Tae-yong Mesti Buru-Buru Kembali ke Korea Selatan, Ini Alasannya
-
Amunisi Timnas Indonesia Berdatangan, Shayne Pattynama dan Sandy Walsh Bisa Dimainkan Bareng di Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Sherzod Esanov Disebut-sebut Mirip Elkan Baggott, Ini Head-to-Head Dua Pemain Timnas Rp 3 M vs Rp 4 M
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Sumatera hingga Papua Jadi Prioritas, BGN Perketat Data Makan Bergizi Gratis Tepat Sasaran
-
Apakah Sunscreen Bisa Memutihkan Wajah? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Bikin Kulit Glowing
-
Pertamina dan POSCO International Jajaki Kerja Sama Pengembangan Teknologi Rendah Karbon
-
Apa Bedanya Jumat Agung dan Paskah? Bukan Hari Biasa, Ini Maknanya
-
Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah
-
Legenda Minahasa Songko Diangkat ke Layar Lebar, Siap Teror Bioskop 23 April 2026
-
Jangan Terpancing Medsos! Ini Penjelasan Resmi Pemerintah Soal Skema Makan Bergizi Gratis
-
Brand Lokal Motor Listrik yang Bagus Merk Apa? Cek Penjelasannya di Sini!
-
Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo
-
Cuma Belasan Juta! Intip Daftar Harga Lengkap Motor Listrik Viar Terbaru 2026