Pengamat sepakbola tanah air, Ophan Lamara mengungkap bila data keuangan PSSI pada era Iwan Bule telah lenyap.
Diakuinya, fakta tersebut didengar sendiri ketika hadir dalam pertemuan yang diadakan PSSI, saat meresmikan Satgas Anti Mafia Bola.
Pernyataan itu dikatakan Ophan Lamara keluar langsung dari pengakuan Ketua Umum (Ketum) PSSI Erick Thohir, kala membicarakan transparansi keuangan.
"Kaitannya dengan transparansi yang belum juga hadir, sebagaimana janji Ketua Umum di awal di bulan Januari, dia bilang 'Jujur, memang akhirnya belum bisa kita ungkap di publik, karena kesulitan terbesar kita adalah mendapatkan data keuangan PSSI.'," ungkap Ophan Lamara, dikutip dari kanal YouTube Sportify Indonesia, dikutip Rabu (4/10/2023).
"Data keuangannya hilang. Jujur itu bikin kita tercengang. Dia bilang, termasuk data keuangan atau catatan keuangan di kepemimpinan Pak Iwan Bule yang masih anget," lanjut dia.
Menurut Ophan, hal itu harus dilaporkan ke Mabes Polri, sebab sudah termasuk kriminalitas atau sebuah kejahatan.
"Data keuangan itu hilang, itu bukan hilang. Itu dihilangkan. Dan yang bisa menghilangkan itu bukan level bawah, harus level strategis di pucuk pimpinan PSSI dan PT Liga," kata Ophan yang sudah disampaikan pada Erick Thohir.
"Harus diusut tuntas. Masa data keuangan hilang? Ini pidana," pungkasnya.
Diketahui PSSI telah membentuk Satgas Anti Mafia yang merupakan kolaborasi antara individu-individu independen dan PSSI untuk mendorong pembenahan sepakbola nasional bersih secara menyeluruh, terutama yang menyangkut praktik pengaturan skor dan pertandingan.
Baca Juga: Amanda Manopo Berkilah Tak Bisa Bedakan Game Online dan Judi Online, Sepolos Itu?
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
4 Headset Gaming Murah dengan Active Noise Cancellation, Mulai 300 Ribuan
-
Menghadapi Krisis Iklim dari Desa: Sinergi KAGAMA dan UGM Lewat KKN-PPM 2026
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal
-
Pemadaman Listrik PLN Sampai Kapan? Ini Penjelasannya
-
Purbaya Kini Punya Alat Canggih buat Awasi Anggaran TKD Pemda
-
Situasi Serba Salah: Antara Opang, Gojek, dan Hak Penumpang
-
Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha
-
4 Rekomendasi Sepatu Lari Lokal Cushion Empuk, Melindungi Lutut Pelari Big Size
-
Purbaya Pamer Pertumbuhan Ekonomi RI Kuat di Depan Akademisi China