/
Kamis, 12 Oktober 2023 | 18:50 WIB
Pelatih Brunei Darussalam Mario Rivera dan Kapten Tim Hendra Azam Idris saat konferensi pers sehari jelang melawan Timnas Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu (11/10/2023). (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha).

Pelatih Brunei Darussalam, Mario Rivera mengaku dirinya sudah memiliki gambaran terkait sepak bola Indonesia leg pertama play-off Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (12/10/2023).

Hal ini lantaran tim kepelatihan Brunei Darussalam memiliki ditektur tekni Paul Munster yang pernah meracik Bhayangkara FC.

"Saya sudah bicara banyak dengannya soal sepak bola Indonesia. Tentu, dia punya pengetahuan soal sepak bola dan beberapa pemain Indonesia. Pengetahuannya ini akan membantu kami menghadapi Indonesia," kata Rivera dalam konferensi pers jelang laga, dikutip Kamis (12/10/2023).

Meski timnya tidak diunggulkan, Mario Rivera tidak gentar melawan Timnas Indonesia besutan Shin Tae-yong yang bermain di hadapan suporternya sendiri.

"Kami memiliki waktu untuk mempersiapkan tim. Apalagi, pemain kami sekarang sudah jauh berbeda ketimbang saat Piala AFF 2022 lalu. Kondisi kami sekarang jauh lebih baik," ungkapnya.

Sebelumnya Kapten Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam enggan meremehkan Brunei Darussalam, meski pernah menang besar Piala AFF 2022.

Dalam keterangannya saat konferensi pers sebelum pertandingan, Asnawi menyebut kemenangan melawan Brunei Darussalam dalam pertandingan ini adalah harga mati yang harus diraih oleh tim Garuda.

"Untuk pertandingan besok yang terpenting kita harus bisa memenangkan terlebih dahulu karena laga kandang. Kita akan bekerja keras dan memberikan yang terbaik untuk masyarakat Indonesia," pungkas Asnawi.

Baca Juga: FPPJ Sebut Pernyataan PKS ke Heru Budi Tendensius: Kudu Banyak Baca Berita!

Load More