Mau starting eleven atau tidak, nilai penting ini jangan sampai "lari" dari Timnas Indonesia.
Marc Klok atau lengkapnya Marc Anthony Klok adalah pemain Timnas Indonesia dengan banderol Rp 7,82 miliar dan pernah mencapai puncak di kisaran Rp 8,26 miliar (per Juni 2021). Tidak heran mencatat rekor sebagai pemain Persib Bandung termahal hingga saat ini.
Lahir di Amsterdam, Belanda 20 April 1993, sosok Marc Klok di kalangan Timnas Indonesia yang bakal berlaga kontra Timnas Brunei Darussalam di leg kedua preliminary Piala Dunia 2026 Zona Asia nanti malam, Selasa (17/10/2023) tak lain adalah seorang kakak atau abang. Tidak lain karena ia terbilang paling senior dalam segi usia, sekaligus banyak pengalaman membela Tanah Air.
Sikap bijak dan semangat sportivitas Marc Klok seru didengar dan dipraktekkan. Tidak saja bagi para pemain Timnas Indonesia, namun khalayak umum.
Seperti pemahaman main bola adalah kerja keras sebuah tim. Main bersama untuk satu tujuan, bukan persoalan siapa membukukan skor atau mencetak gol.
Dikutip Metro Suara.com dari laman resmi pssi.org, pemain gelandang dan gelandang tengah ini menyatakan, "Yang terpenting adalah tim harus main bagus, kita harus menang, itu sangat penting."
Ia mengedepankan chemistry, atau ikatan natural antarpemain yang menjadikan kekompakan tim terasa dan sekaligus makin solid.
"Siapa pun yang main, siapa pun cetak gol, kita lihat nanti. Yang penting kita datang untuk kemenangan, untuk negara. Chemistry lebih baik, dan ranking FIFA juga lebih baik," tandasnya.
Itu sebabnya, untuk diturunkan Coach Shin Tae-yong sebagai starting eleven mau pun tidak, Marc Klok menganggapnya bukan suatu persoalan.
Menang atas Brunei Darussalam jauh lebih penting daripada ia bermain atau tidak. Seperti di leg pertama preliminary Kualifikasi Piala Dunia 2026 Marc Klok dimainkan babak pertama. Kemudian digantikan Ricky Kambuaya di awal babak kedua.
"Kita lihat nanti, siapa yang dimainkan (sebagai starter), siapa yang tidak. Tapi saya selalu siap melaksanakan operasi di lapangan seperti biasa dan kami datang ke sini untuk menang," ungkap Marc Klok.
"Menjadi hal natural dalam sepak bola, di mana sebuah tim mampu mencetak banyak gol atau tidak. Ini juga berlaku untuk pertandingan nanti. Kami akan melakukan yang terbaik, meski sebenarnya fokus di pertandingan grup di November nanti. Kami akan melakukan pertandingan yang kami inginkan. Ada rotasi pemain dan taktik untuk laga ini," tukasnya.
"Kami latihan sedikit tentang penguasaan taktis untuk game plan lawan Brunei. Mereka sangat drop di lini belakang, di kotak penalti, sehingga kami akan lihat bagaimana kami bisa penetrasi pertahanan mereka, bisa cetak gol, sedikit finishing," lanjut Marc Klok soal rencana jalannya pertandingan nanti bagi Timnas Indonesia.
"Brunei menunjukkan upaya yang hebat dalam laga pertamanya di Gelora Bung Karno Senayan, Indonesia. Tetapi sejujurnya dalam kenyataannya kami punya tim yang lebih baik dari Brunei. Saya berharap Brunei dapat menunjukkan upaya yang lebih baik lagi di laga kedua. Dengan demikian, kami akan menyesuaikan permainan mereka dengan bermain lebih baik lagi dan bekerja lebih keras lagi," pungkas lelaki yang mengawali kariernya dengan bergabung di AVV Zeeburgia, dan FC Utrecht itu.
Tag
Berita Terkait
-
Nyetir Jaguar di Stavanger dan Punya Banderol Nyaris Rp 5 M, Shayne Pattynama Angkat Tangan Kalau Mesti Melakukan Ini
-
Tiga Gaya Pemain Timnas Indonesia Pakai Topi Pet: Cara Elkan Baggott Paling Mudah, Gaya Rafael Struick Paling Unik
-
Main Sepak Bola Sejak Usia 4 Tahun, Marc Klok dengan Banderol Rp 7,82 M Berbagi Cerita Bisa Pindah Posisi Bermain
-
Timnas Indonesia Segera Tanding Lawan Brunei, Marc Klok Bakal Dimainkan Bersama Debutan Banderol Rp 2,17 M?
-
Marc Klok Disebut Sebagai Pemain Tak Tergantikan dalam Timnas Indonesia, Ini Alasannya
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak
-
Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang
-
Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue
-
Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan
-
Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara
-
Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus
-
BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026