Setiap pemain bola memiliki posisi dan peran sama penting, ini keistimewaan Marc Klok yang digarisbawahi pengamat.
Tanpa membeda-bedakan latar belakang sebagai pemain naturalisasi atau asli produk dalam negeri alias local pride, peran setiap pemain dalam kesebelasan atau tim bola sangat penting. Orang per orang, yang menghasilkan karya kolektif memenangkan pertandingan.
Seperti ujaran Coach Indra Sjafri yang memberikan aplaus meski Timnas Indonesia ditekuk Turkmenistan 0-2 dalam 16 besar sepak bola putra Asian Games 2022 Tiongkok.
Menurutnya, pemain-pemain kita sudah memberikan yang terbaik, habis-habisan dalam bertahan, dan bila terjadi error, maka bisa berakibat bagi seluruh pemain lain dalam tim.
Berbicara soal formasi pemain Timnas Indonesia, pengamat senior sepak bola Indonesia, Ronny Pangemanan dalam kanal YouTube yang diasuhnya, Bung Ropan, mengungkap pentingnya sebaran kekuatan ini.
Para pemain belakang, kini bertahan menempati posisi dan menutup rapat serangan pihak lawan. Akan tetapi di sisi lain, sebuah tim juga perlu daya dobrak dan daya serang untuk menghasilkan serangan berujung poin atau gol.
Menurutnya, salah satu pemain Timnas Indonesia saat ini yang posisinya tidak tergantikan adalah Marc Klok, pemain Persib, Bandung.
Marc Klok atau lengkapnya Marc Anthony Klok adalah pemain posisi gelandang tengah alias midfielder kelahiran Amsterdam, Belanda, 20 April 1993. Berpostur 177 cm, dan galur keluarga Makassar-Belanda, ia bersumpah setia dalam proses naturalisasi pada November 2020.
Di Tanah Air bergabung dengan PSM Makassar dan Persija Jakarta, per 30 Juni 2021 menandatangani kontrak bersama Persib Bandung.
Ia adalah salah satu pemain senior Timnas Indonesia, yang berlaga di SEA Games 2021 U-23, memenangkan medali perunggu kontra Timnas Malaysia. Prestasinya di kejuaraan ini adalah menjadi penendang terakhir dan penentu kemenangan Timnas Indonesia dalam adu penalti lawan Malaysia dengan skor 4-3.
"Apa lagi bila ada Ryan Flamingo dan Jay Idzes sebagai pemain naturalisasi yang baru kelak. Ditambah Marc Klok, posisi Timnas Indonesia akan kuat," papar Bung Ropan soal pertahanan Timnas Indonesia.
"Cuma bagian depan tumpul, paling bisa mendorong Ramadhan Sananta dan Rafael Struick. Itu sebabnya perlu memasukkan nama pemain depan seperti Stefano Lilipaly (striker), dan Yakob Sayuri (winger)," ulasnya.
Berangkat dari soal ketajaman lini depan itulah, Ronny Pangemanan menambahkan PSSI perlu menambahkan satu lagi pemain depan naturalisasi untuk menajamkan daya serang Timnas Indonesia. Pilihannya bisa Ilias Alhaft, Ragnar Oratmangoen, atau Million Manhoef.
Berita Terkait
-
Amunisi Timnas Indonesia Berdatangan, Shayne Pattynama dan Sandy Walsh Bisa Dimainkan Bareng di Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Sherzod Esanov Disebut-sebut Mirip Elkan Baggott, Ini Head-to-Head Dua Pemain Timnas Rp 3 M vs Rp 4 M
-
Atasi Indra Sjafri - Timnas Indonesia, Ini Profil dan Biodata Timur Kapadze yang Antar Uzbekistan Terus Melaju di Asian Games 2022
-
Tanding Model Sistem Gugur, Timur Kapadze Tidak Mau Main-Main Ladeni Timnas Indonesia U-24 di Asian Games 2022
-
Ramadhan Sananta Merapat, Eks Pemain Uzbekistan Banderol Rp 21 M Langsung Mengendus, Ini Profil dan Biodata Timur Kapadze
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Harga Minyak Dunia Sulit Turun di Tengah Upaya Damai Iran dan AS
-
Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee Dicabut, Hanny Kristianto Ungkap Alasannya
-
Harga Emas Batangan Bisa Tembus Rp 3,3 Juta Hingga Kuartal II-2026
-
Maut di Balik Salaman Terakhir: Eks Menantu Dalangi Perampokan Sadis Lansia di Pekanbaru
-
Bye-Bye Powerbank! Redmi Siapkan HP dengan Baterai Raksasa 12.000 mAh
-
Pesona Air Terjun Depa Gowa, Surga Tersembunyi di Kaki Pegunungan Bungaya
-
Jay Idzes Cs Bungkam AC Milan, Gagalkan Ambisi Kunci Tiket Liga Champions Lebih Cepat
-
Skandal Cinta Terlarang di Balik Seragam: Video Viral di Mal Bongkar Aib Oknum ASN Probolinggo
-
Sri Murdani dan TK yang Menambal Problem Sekolah Inklusi
-
Cooking is Painful!: Variety Show Memasak Unik yang Siap Tayang 9 Mei